HOT TOPICS:
#Nasional





Keponakan Penasihat Presiden Fililina Tertangkap Perdagangan Narkoba

Jumat, 10 Februari 2017 | 20:53:18 WIB


MANILA - Seorang keponakan dalam lingkungan Presiden Filipina Rodrigo Duterte tertangkap dalam sindikat penjualan narkoba melalui operasi di kota tempat tinggal presiden tersebut, demikian pernyataan lembaga antinarkoba setempat di Manila, Jumat.

John Paul Dureza, keponakan Jesus Dureza, seorang penasihat politik Duterte dan juru runding perdamaian, tertangkap menjual 15 gram narkoba jenis metamfetamin sabu-sabu melalui operasi penyamaran seorang agen Lembaga Penanggulangan Narkotika Filipina (PDEA) di Kota Davao, Kamis.

Jesus Dureza yang merupakan teman masa kecil Duterte yang memimpin proses perdamaian yang bermasalah dengan pemberontak komunis itu merasa dipermalukan oleh keponakannya dan memuji PDEA untuk menunjukkan tidak pandang bulu terhadap mereka yang terkait penyalahgunaan narkoba.

"Saya memuji otoritas itu dalam menegakkan dan menerapkan hukum tanpa rasa takut atau pandang bulu," ujarnya saat memberikan pernyataan.

"Hal ini merupakan kesungguhan Presiden Duterte yang harus dilanjutkan," katanya.

Keponakan Dureza tersebut akan dituntut dengan pasal kepemilikan narkoba dan senjata api yang sudah lama dipantau PDEA, demikian pernyataan kepala regional lembaga tersebut, Adzar Albani.

Penangkapan tersebut terjadi beberapa pekan setelah skandal yang menyebabkan Duterte menangguhkan semua operasi kepolisian terhadap narkoba.

Sejumlah polisi nakal antinarkoba ditemukan keterlibatannya dalam penculikan dan pembunuhan seorang pengusaha asal Korea Selatan di dalam markas Kepolisian Nasional Filipina.

PDEA sekarang memimpin kampanye antinarkoba dan akan mengerahkan pasukan militer untuk memberikan dukungan selama operasi digelar.

Duterte juga mengirimkan 200 petugas kepolisian menghadapi pemeriksaan internal terkait situasi kacau di pulau di selatan Filipina dalam menghadapi kelompok garis keras. (ant)


Advertisement

Komentar Facebook