HOT TOPICS:
#Nasional





Jambi Mimpi Basah Atau Tidak, Zola Harus Segera Menentukan

Jumat, 28 April 2017 | 08:39:27 WIB


Menurut Pavlop Kepemimpinan memainkan peran penting dalam pelaksanaan perubahan yang melibatkan dua aspek penting, yaitu  perubahan dan orang change and people”
 
Saat ini, Musrenbang Provinsi Jambi telah dilaksanakan, dan para perancang program eksekutif mulai menjalankan fungsinya. Program yang dirancang adalah program untuk tahun 2018, atau tahun ke tiga masa kepemimpinan Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi.
 
Pertanyaannya, mampukah Zola melakukan "Change" untuk Jambi dengan merancang program spektakuler seperti apa yang telah diteorikan oleh Pavlop?
 
Kenapa harus spektakuler? Karena perubahan tentu harus spektakuler, tidak ada perubahan besar dikerjakan secara instan.
 
Berkaitan dengan program spektakuler, tentu akan membutuhkan syarat, seperti money, time limit, idea, and man atau person.
 
Program spektakuler akan membutuhkan uang yang banyak, waktu jangka panjang dan kesungguhan orang yang melaksanakannya.
 
Artinnya, program spektakuler tidak bisa dikerjakan dalam satu tahun anggaran, harus multiyears. 
 
Kita bisa melihat di tetangga sebelah, pembangunan rel kereta cepat di Palembang. Kini sudah hampir selesai. Proyek venue Asian Games, sudah selesai. Proyek tersebut melibatkan pemerintah pusat, dilaksanakan dalam beberapa tahun anggaran.
 
 
Itulah mengapa bulan-bulan ini menjadi penentuan bagi Zola. Zola harus mampu merumuskan program spektakulernya saat ini, program tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2018 hingga 2021, atau tiga tahun. Jika tidak, maka masyarakat Jambi bersiap siap saja, "mimpi basah". 
 
Berkaca pada tahun yang sudah berjalan, Zola belum pernah membuat program yang dianggarkan secara multiyears, artinya dua tahun Zola menjabat, belum ada program spektakuler. 
 
Zola melalui tim suksesnya, yakni Ami Taher, pernah berujar bahwa Jambi sudah jauh tertinggal dari provinsi tetangga seperti Palembang. Ungkapan itu menegaskan bahwa cita citanya, Jambi harus mengejar Palembang, bagaimana provinsi tetangga itu membangun infrastruktur dan ekonomi masyarakatnya.
 
Belum lagi mimpi tuntas. Tuntas dalam arti harfiah, adalah selesai. Seolah Zola memberikan gambaran bahwa jika ia memimpin, kebutuhan masyarakat dan pembangunan di Jambi ini bisa selesai.
 
Penulis berharap Zola tidak hanya membuat masyarakat "mimpi basah", seolah olah kita melakukam hubungan badan dan puas, tapi hanya dalam mimpi. Seolah olah pembangunan ini Tuntas, tapi hanya angan dan puja puji.*
 
 
Penulis : Wawan Novianto 

Advertisement

Komentar Facebook