Warga Muaro Imat Protes Harga Kompensasi Tanah Row Sutt Terlalu Murah

Selasa, 12 September 2017 | 11:26:02 WIB


KERINCI - di Kantor Camat Batang Merangin Kabupaten Kerinci- Jambi,  warga Desa Muaro Imat protes terkait harga kompensasi tanah yang ditawarkan KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) beserta pihak PT. PLN persero pikitrimg sbs Palembang, Seluruh warga mulai Kades, BPD, Sekdes sepakat menolak harga yang ditawarkan tersebut.

Harga konpensasi tanah di bawah transmisi ROW (Right Of Way) atau under bentangan kabel proyek SUTT TL.150 KV ini dianggap terlalu murah. Warga juga menuding harga itu tidak punya dasar, karena KJPP menafsir harga berdasarkan survey, di Desa Muaro Imat hanya mengambil nilai terendah saja.

Pihak PLN, Jakaria Ritonga mengatakan, bahwa harga tersebut sudah rasional berdasarkan ketentuan formulasi KJPP yang telah dituangkan sesuai peruntukannya. "Apalagi PLN hanya numpang jalur atau numpang lewat bentangan kawat transmisi,  makanya disebut dengan istilah konpensasi, bukan ganti rugi, sebut Jakaria. Berbagai alasan telah diupayakan oleh jakaria, namun masyarakat tetap saja protes," ujarnya.

Alhasil diambil kesepakatan dalam bentuk surat Berita Acara , dimana pihak PLN menunggu dan memita surat tertulis dari warga  Desa Muaro Imat diketahui kepala desa terkait keberatan dan harga yang dikehendaki warga. Berita acara ini ditandatangi bersama, oleh warga, team PLN, LSM pendamping, Kades, Kapolsek, Camat, DanPos, dan Koramil.

Berdasarkan info warga, harga yang ditetapkan KJPP dan PLN, rata rata Rp. 16.000, beda-beda tipis untuk harga tanah Pemukiman , Pinggir Jalan, Perkebunan.

Sedangkan warga meminta perkiraan rata- rata Rp. 45.000, permeternya.(jhn/iwn)


Advertisement

Komentar Facebook