2 Pejabat Tanjabtim Mengundurkan Diri

Jumat, 26 Januari 2018 | 09:54:17 WIB


MUARASABAK - Beredarnya isu Pejabat eselon dilingkup Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), yang mengundurkan diri bukan hisapan jempol belaka. Karena santer terdengar, adanya pejabat struktural yang melepaskan jabatannya terkait sesuatu hal. 

 

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Tanjabtim, Junaedi Rahmat. Dia menjelaskan, bahwa itu bukan isu, tetapi memang benar kenyataanny. Ada Dua orang pejabat yang mengundurkan diri, yakni Kepala Dinas Perikanan, H. Ahmad Riadi Pane. "Ada surat pengunduran dirinya, tapi bukan istilah pengunduran diri. Yang jelas Kepala Dinas Perikanan mengundurkan diri kaitannya beliau mau pindah berkarir ke provinsi," jelasnya. 

 

Selain itu, pengunduran diri pejabat Tanjabtim, karena adanya aturan PP 11 setiap jabatan tinggi pratama kalau sudah menjabat lima tahun sudah bisa di evaluasi. "Kebetulan beliau mengundurkan diri, dan jabatan selanjutnya sesuai aturan yang berlaku," terang Junaedi. 

 

Terkait surat pengunduran dirinya sudah masuk pada bulan sekitar awal bulan Januari, dan sudah dikeluarkan SK pemberhentiannya oleh Bapak Bupati. Berdasarkan SK pemberhentiannya pada tanggal 22 Januari dengan nomor 119 tahun 2018. "Suratnya sudah masuk, dan sudah disetujui pak Bupati, dan sudah diberhentikan oleh pak Bupati berdasarkan SK," imbuh Junaedi. 

 

Junaedi Rahmat menambahkan, bukan Kepala Dinas Perikanan saja yang mengundurkan diri tetapi ada juga pejabat lain.  "Ada dua yang mengundurkan diri, satunya Pak Mahmullis, Ataf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan dikarenakan sakit,"  ungkapnya. 

 

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan, H.  Ahmad Riadi Pane, saat dihubungi melalui telepon membenarkan kalau dirinya memasukkan surat pengunduran diri. "Bukan mengundurkan diri dari jabatan, karena saya sudah lebih Lima tahun sesuai aturan bisa di evaluasi, sama halnya dengan Sekda," sebutnya, saat dikonfirmasi via telpon, Kamis (25/1) kemarin.( 0K1 ) 



Advertisement

Komentar Facebook