Komisi B DPRD Tanjung Jabung Timur, Tinjau Proyek Tahun Anggaran 2017

Selasa, 13 Maret 2018 | 21:30:28 WIB


MUARASABAK, BERITAJAMBI.CO - Sebagai bentuk Tugas Pokok dan Fungsi ( Tupoksi ) DPRD, dimana diatur pada UU No. 22 Tahun 2003 menyatakan bahwa fungsi DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota diantaranya adalah Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan.

 

Hal ini dilakukan Komisi B DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang diketuai Mahrup dari Fraksi PAN, yang beranggotakan Yudi Hariyanto EY dari Fraksi KDN, Suroto dari Fraksi PBB, dan Muhammad Nurdin dari Fraksi PAN turun untuk meninjau Proyek Tahun Anggaran 2017 lalu di Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur ( Selasa 13 Maret 2018 ).

 

Dalam meninjau bangunan proyek Tahun Anggaran 2017 di Kecamatan Dendang yang dilaksanakan Komisi B DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mereka didampingi Gunawan, ST dan Susiana, ST. MT sebagai perwakilan dari Dinas PU PR Kabupaten Tanjung Jabung Timur Bidang Bina Marga.

 

Adapun proyek Tahun Anggaran 2017 yang ditinjau oleh Komisi B DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah Peningkatan Jalan Teluk Dawan - Teluk Buan Kecamatan Dendang (DAK Tambahan 2017 ) dan Pembangunan Jembatan.

 

Namun yang menjadi sorotan dalam peninjauan Komisi B DPRD Kabupaten Tanjab Timur adalah sangat menyayangkan Peningkatan Jalan Teluk Dawan - Teluk Buan Kecamatan Dendang (DAK Tambahan 2017 ). Dimana peningkatan jalan tersebut adalah pembangunan jalan rigit beton tidak menggunakan bahu jalan.

 

Sebagaimana diungkapkan salah satu anggota Komisi B DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Yudi Haryanto EY dari Fraksi KDN mengatakan, " Dengan ketinggian hampir mencapai setengah meter tersebut, dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terlebih jalan rigit beton tersebut memiliki lebar tak seberapa, bisa-bisa kalau sesama truk berselisih jalan, lengah sedikit pasti salah satunya terjun kebawah ". Kata Yudi Hariyanto.

 

Ditambahkan pria yang akrab dengan sapaan Bujang, bahwa menurut keterangan dari Dinas Terkait adanya pengalihan volume.

 

" Katanya ada beberapa ruas jalan yang terputus, jadi bahu jalan dialihkan untuk menyambung jalan atau menambah volume jalan ". Jelasnya.

 

" Yang pasti, kalau kondisinya seperti ini sangat membahayakan, terlebih banyak bahu jalan tersebut sudah ditumbuhi rumput, sampai - sampai menutupi bahu jalan yang terjal itu, kalau pendatang baru nanti dikiranya bahu jalan itu ada tanahnya, padahal jurang yang dalam ". Ucapnya.

 

Beliau juga mengingatkan kepada Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Timur, diharapkan kedepannya ada perhatian khusus untuk bahu jalan di Kecamatan Dendang tersebut.

 

" Ini PR ( Pekerjaan Rumah ) untuk Dinas PU PR Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kita berharap secepatnya bisa diperbaiki, agar masyarakat tak lagi khawatir ". Tandasnya. ( 0K1 ).


Advertisement

Komentar Facebook