Jalan Milik Pemprov Jambi di Kecamatan Rantau Rasau Tanjab Timur Rusak Parah

Minggu, 15 April 2018 | 14:07:14 WIB


MUARASABAK, BERITAJAMBI.CO - Akses jalan di Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat ini mengalami kerusakkan yang sangat parah dan hancur.

 

Akibat rusaknya jalan tersebut, aktivitas menjadi lumpuh karena sering terjadi kemacetan panjang, tidak jarang pula terjadinya laka lantas dijalan tersebut, diantaranya banyak mobil dengan muatan sawit yang terbalik dan tabrakan roda dua akibat menghindari lobang yang menganga terlalu besar.

 

Sebagaimana dituturkan sutris salah seorang pengemudi mobil angkutan sawit yang saat itu sedang mengantri karena kemacetan panjang, beritajambi.co berusaha untuk mengkonfirmasinya ( Minggu 15 April 2018 ) mengatakan,

 

" Kejadian Kemacetan panjang seperti ini bukan hari ini saja terjadi, sudah berkali - kali terjadi, kalau sudah macet seperti ini berjam - jam baru bisa lolos, ini diakibatkan hancurnya jalan ini mas, seringkali terjadi kecelakaan disini mas, sudah banyak mobil angkutan sawit yang terbalik ". Ujar Sutris dengan nada kesal.

 

" Kalau seperti ini, roda perekonomian akan lumpuh, karena waktu banyak tersita, tujuan saya hari ini ke Kota Jambi untuk mengantarkan buah sawit yang saya angkut ini, karena terjebak macet seperti ini jadi terhambat, untuk mencari jalan lain tidak ada mas, karena ini adalah akses jalan satu - satunya menuju Kota Jambi ". Jelas Sutris.

 

" Saya berharap Pemerintah Provinsi Jambi untuk segera memperbaiki jalan ini, karena setahu saya jalan ini adalah wewenang Pemprov Jambi yang menganggarkanya mas, agar roda perekonomian masyarakat menjadi lancar kembali dan tidak terjadi kecelakaan lagi, karena setau saya sering baca di UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas, walaupun saya bukan orang hukum, tapi saya sering pelajari dengan mencari di google, ternyata Pemerintah dalam hal ini bisa dituntut apabila terjadi kecelakaan diakibatkan jalan rusak, itu tertuang pada pasal 273 yang berbunyi:

 

(1) Setiap penyelenggara Jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki Jalan yang rusak yang mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan Kendaraan dan/atau barang dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah), itu kata UU Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 yaaa mas, bukan kata saya ". Jelas Sutris.

 

Terpisah penuturan Joko seorang supir jasa travel Jambi - Nipah Panjang mangatakan, kalau dia seringkali mengalami antrian panjang seperti ini dijalan ini, Joko mengatakan,

 

" Biasanya dalam satu hari saya bisa bolak balik Jambi - Nipah Panjang, bisa dua sampai tiga kali trip bawa penumpang, kalau sekarang karena jalan hancur dan macet seperti ini, hanya sekali trip jalan, kadang juga malas membawa penumpang dikarenakan kondisi jalan ". Ungkap Joko.

 

" Akan tetapi, kalau saya tidak membawa penumpang, Istri dan Anak saya mau makan apa??? Saya berharap Pemerintah segera memperbaiki akses jalan ini ". Harap Joko.

 

Untuk sekedar diketahui, Jalan Kecamatan Rantau Rasau ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jambi, dan jalan tersebut adalah jalan penghubung masuk dan keluarnya di 6 Kecamatan ke Kota Jambi ( Kota Jambi - Kecamatan Muara Sabak Barat - Kecamatan Muara Sabak Timur - Rantau Rasau - Berbak - Nipah Panjang - Sadu ). ( 0K1 ).


Advertisement

Komentar Facebook