Terkait Tingginya Harga Gas Elpiji 3 Kg Di Desa Lambur, Disperindag Angkat Bicara

Selasa, 12 Juni 2018 | 16:23:43 WIB


MUARASABAK, BERITAJAMBI.CO - Tingginya harga jual gas Elpiji 3 Kg yang dijual oleh pangkalan gas kekonsumen di Desa Lambur Kecamatan Muara Sabak Timur dengan harga diluar HET yang telah ditentukan, membuat geram Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Perindag yang langsung melakukan koordinasi langsung kepada pihak Camat Muara Sabak Timur, Agen Pangkalan, dan Pertamina.

 

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Disperindag Kabupaten Tanjung Jabung Timur Drs. Hero Suratman melalui Kepala Bidang Perdagangan Muhammad Awaluddin saat dikonfirmasi beritajambi.co ( Selasa 12 Juni 2018 ), beliau mengatakan,

 

" Mendapat informasi seperti ini, saya langsung mengambil tindakkan dengan berkoordinasi dengan pihak Camat Muara Sabak Timur, Agen Pangkalan, dan Pertamina, untuk mencari tahu penyebabnya kenapa bisa harga elpiji 3 Kg dijual ke Desa Lambur Kecamatan Muara Sabak Timur, harganya bisa sampai Rp. 30.000 melebihi HET yang telah ditentukan. Ternyata setelah ditelusuri, penyebabnya yaitu memang ada permasalahan titik serah agen kepangkalan yg menyebabkan pangkalan menjual tidak sesuai HET ditingkat pangkalan menjual Rp. 20.000 kepada pengecer, sehingga pengecer menjualnya kembali dengan harga yang tinggi ". Ungkap Awaluddin.

 

" Terkait penyimpangan ini pihak Dinas Perindag Kabupaten Tanjung Jabung Timur akan menyampaikan kepada tim pengawas elpiji kabupaten Tanjung Jabung Timur yang dikoordinir olen Sekretaris Daerah ( Setda ) Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Bagian APPSDA agar dapat menentukan langkah dan tindakan lebih lanjut karena tugas wewenang dan anggaran pengawasan elpiji 3 kilo ada di situ ( Bagian APPSDA - Red ), sementara Dinas Perindag hanya sebagai salah satu anggotanya ". Jelas Awaluddin.

 

" Langkah cepat nya terkait Desa Lambur Luar, Dinas Perindag Kabupaten Tanjung Jabung Timur udah melakukan penambahan operasional lagi untuk Muara Sabak Timur sebanyak 560 tabung dan disetujui pelaksanaannya besok tanggal 13 juni 2018 dan itu pelaksanaanya akan dikawal langsung Camat Muara SabaknTimur beserta Disperindag Kabupaten Tanjung Jabung Timur ". Ujar Awaluddin.

 

" Sementara untuk hari ini ( Selasa 12 Juni 2018 ), operasi pasar elpiji untuk sadu kuotanya sebanyak 250 tabung, serta 310 tabung untuk nipah panjang ". Terang Awaluddin.

 

" Untuk hari Kamis 14 Juni 2018, kita mengadakan operasi daging beku dipasar talang babat dengan harga Rp. 80.000 perkilo ". Tutup Awaluddin.

( 0K1 ).


Advertisement

Komentar Facebook