HOT TOPICS:
#Nasional





Terlanjur Digali, Warga Tegas Tolak Pembangunan Codet Drainase Kuburan Cina

Senin, 08 Oktober 2018 | 13:15:46 WIB


JAMBI - Sekretaris RT 33 kelurahan Simpang 4 Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Masrudin, mewakili warga setempat meminta agar pembangunan codet drainase di depan jalan Kapten Pattimura tepatnya depan kuburan Cina di hentikan.

 

Hal tersebut karena akan menimbulkan dampak buruk untuk wilayah kediaman warga di RT 19, 22, dan 33.

 

Seperti yang diketahui ruas jalan depan kuburan cina akan tergenang banjir jika hujan mengguyur Kota Jambi. Dataran rendah pemukiman warga dibelakang SMA 5 menyebabkan air selalu mengalir kewilayah tersebut.

 

Warga khawatir pembangunan codet drainase akan menambah buruk kondisi wilayah warga. Sebab debet air yang mengalir akan lebih besar.

 

"Kita sudah lihat, kita punya kesimpulan bahwa banyak problem tentang air. Air yang menuju muara dan air yang masuk tidak tertampung lagi maka menyebabkan banjir bila hujan. Apalagi dengan dibangun codet drainase. Diibaratkan jalan itu bendungan bagi kami. Bendungan itu di buka maka dampaknya sangat besar banjirnya akan lebih cepat," ujar Masrudin.

 

Masrudin meminta pembangunan dihentikan sampai ada kesiapan dari hilir aliran air. Saat ini terdapat kurang lebih 100 Kartu Keluarga (KK) yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

 

"Hulunya jangan selesaikan dulu kerjakan dulu hilirnya baru airnya mau di alirkan kemana sudah siap," ucapnya.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada koordinasi dan sosialisasi dari pihak bersangkutan kepada warga sekitar.

 

Operator pengerjaan codet drainase mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui apa yang terjadi. Menurutnya dirinya hanya bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan tanpa mengharapkan ada masalah.

 

Dirinya menuturkan diduga sejak 6 Oktober 2018 pengerjaan drainase mendapatkan penolakan oleh warga. Puluhan warga memenuhi ruas jalan untuk menghentikan proyek tersebut.

 

"Saya tidak tahu apa-apa yang penting saya bekerja, hari Sabtu kemarin rame-rame tapi tidak tahu masalah apa," beber sang operator. 

 

Saat ini sebagian ruas jalan depan kuburan cina telah digali. Terdapat satu buah alat berat di lokasi namun tidak dioperasikan karena warga yang menentang pembangunan drainase. (rin)


Advertisement

Komentar Facebook