Komitmen Rice Yogina Jadi Anggota Dewan Melalui Pemberdayan Perempuan dan Anak

Rabu, 10 Oktober 2018 | 10:47:29 WIB


JAMBI - Melahirkan dan memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sama sekali tidak terbayang oleh seorang Rice Yogina. Namun hal tersebut sama sekali tidak dianggap beban olehnya, sebab dirinya percaya Allah SWT telah memberikan yang terbaik untuknya.

 

Bahkan, pasca melahirkan dirinya tergerak untuk melayani dan membantu ABK, anak korban kekerasan seksual dan kegiatan sosial lainnya.

 

Perempuan yang lahir di Jambi pada 25 Maret 1977 yang lalu telah mengabdikan sebagian hidupnya untuk membantu orang lain. Meskipun kegiatan tersebut harus menggunakan dana pribadi dan tidak digaji.

 

Beruntung sang suami Ferry Asman selalu mendukung setiap kegiatan yang ia lakukan sehingga dirinya dapat total membantu orang yang membutuhkan. 

 

"Selama ini bergerak dengan uang pribadi tanpa digaji, sibuk dengan keluh kesah orang lain, sampai dirumah nangisnya ke suami," cerita ibu dari tiga orang anak tersebut.

 

Perempuan yang kerap disapa Gina tersebut telah mengabdikan diri melayani ABK sejak tahun 2009 sampai sekarang. Atas kegigihannya, dirinya sempat menjadi Ketua Komunitas Peduli Autis Unggul Sakti pada tahun 2009-2014.

 

Selain itu, berbagai organisasi juga diikuti oleh anak dari pasangan Indosman dan Zulmarlis tersebut diantaranya : Sekretaris HMC Jambi 2012-2014, ketua bidang ekonomi KKB BNI 46 2017 - sekarang, wakil bendahara IKA SMPN 7 Jambi 2018 - sekarang, wakil bendahara Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Jambi 2017 - sekarang, serta Sekretaris wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Provinsi Jambi 2016 - sekarang & Wakil Ketua I PUAN 2018 - skrg.

 

Berbekal rasa keprihatinan terhadap ABK dan korban kekerasan, Gina akhirnya memantapkan diri untuk maju menjadi anggota legislatif diusung oleh partai PAN. 

 

Tentunya hal tersebut juga merupakan dorongan dari suami yang mendukungnya untuk menjadi anggota dewan agar semakin banyak ABK lainnya mendapatkan perhatian.

 

"Jadi ya akhirnya betul-betul bisa berdedikasi, toh selama ini uang sendiri aja kita mau, jadi dikasihlah waktu untuk saya," ucapnya. 

 

Lulusan dari Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Jambi (UNJA) tersebut mengungkapkan, apabila diberi kepercayaan duduk di kursi anggota dewan dirinya akan memastikan anggaran untuk pendidikan anak, pemberdayaan perempuan, kesehatan dll terserap dengan baik untuk rakyat.

 

Seperti yang diketahui saat ini, masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Jambi memandang anggota legislatif dengan sebelah mata. Bahkan masyarakat cenderung sudah tidak percaya dan terlanjur kecewa karena ulah oknum yang tidak amanah.

 

Menghadapi hal tersebut Gina menggunakan keterampilan seninya sebagai salah satu cara untuk menonjolkan diri.

 

Ternyata, perempuan 41 tahun tersebut mahir memainkan alat musik angklung, gitar dan piano.

 

Dirinya percaya bahwa orang yang berjiwa seni merupakan jiwa yang halus dan lebih cepat merasa. 

 

"Bukan saya bilang orang tidak suka seni itu buruk. Tapi harus diakui orang yang tidak suka seni itu cenderung keras, sekeras-kerasnya  orang seni sensitifnya lebih. Jadi kita maju sebagai legislatif orang akan tahu dia punya kemampuan, berkualitas. Insyaallah bisa membuktikan tidak semua legislatif buruk," ujar Gina.

 

Sebagai seorang perempuan yang telah berkeluarga, Gina memahami betul langkah yang di ambil sebagai anggota dewan.

 

Pastinya akan ada perubahan bila dirinya menjadi wakil rakyat. Waktu bersama suami dan anak-anaknya akan terbatasi. 

 

Namun diakuinya, sebelum melaju menjadi anggota dewan dirinya telah berkomitmen bersama suami dan anak-anaknya.

 

Dirinya tidak menampik apabila duduk di parlemen dan sudah menjadi wakil rakyat maka prioritas keluarga menjadi nomor dua. 

 

"Itu bagian yang kita korbankan, tapi bagian dari kita korbankan tentunya kita ingin ada hasil. Yaitu dapat ridho Allah. Kalau sudah ridho Allah turun yang tadi katanya kurang waktu untuk keluarga. Waktu satu dua  jam sudah cukup ketimbang menjadi pengangguran punya waktu banyak tapi tidak pernah cukup," ujar mantan pegawai bank tersebut.

 

Rice Yogina resmi menjadi Calon Legislatif (Caleg) setelah memenuhi kuota perempuan partai PAN. Gina mendapatkan urutan nomor 7 Caleg DPRD Provinsi Jambi dapil I Kota Jambi. 

 

Masa pendidikan Gina ditempuh mulai dari TK Pertiwi kemudian SDN 47 Kota Jambi. Usai menyelesaikan pendidikan dasarnya, Gina memperoleh pendidikan di SMP 7 Kota Jambi kemudian SMAN 1 Kota Jambi. Hingga akhirnya Gina menyelesaikan kuliahnya di UNJA pada tahun 1999. (rin)


Advertisement

Komentar Facebook