2 Orang Pelaku Pembunuhan Bujang, Mendekam di Mapolres Tanjab Timur

Rabu, 05 Desember 2018 | 19:04:15 WIB


MUARASABAK, BERITAJAMBI.CO - Nasib naas dialami Bujang ( 40 ) warga Desa Mendahara Tengah Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dia tewas ditangan RR dan AN yang merupakan anak - anak dibawah umur dengan satu tusukan badik dibagian perutnya.

 

Kejadian pembunuhan Bujang ini, terjadi dirumah korban pada hari Senin ( 3 Desember 2018 Pukul 14.00 WIB ).

 

Berkat kesigapan Polsek Mendahara Polres Tanjung Jabung Timur, saat ini kedua pelaku pembunuhan Bujang, mendekam di sel tahanan Mapolres Tanjung Jabung Timur.

 

Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP. Agus Desri Sandi, SIK, MM saat konferensi pers ( Rabu 5 Desember 2018 ) menjelaskan terkait kasus tersebut mengatakan, saat ini pihaknya tengah menangani kasus pembunuhan Bujang tersebut dan mengamankan AN dan RR sebagai tersangka. Korban dibunuh dengan cara ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik dibagian perut. 

 

" Saat kejadian memang anak-anak ini ada lima orang, tapi yang melakukan penganianyaan hanya dua orang. AN yang melakukan penusukan dan RR yang memegangi korban, sementara ketiga temanya lari saat melihat kejadian, untuk sementara mereka juga akan dipanggil sebagai saksi ". Jelas Kapolres.

 

Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP. Agus Desri Sandi, SIK, MM juga menerangkan, motif pembunuhan ini diduga pelaku tidak terima akibat sering dinasehati korban karena sering kedapatan mabuk - mabukan serta menghisap lem. Namun para pelaku tidak menerima dan mendatangi korban.

 

" Pelaku sering dinasehati korban, namun pelaku tidak terima hingga terjadilah percekcokan yang berujung pembunuhan tersebut ". Terang Kapolres.

 

Untuk pasal yang disangkakan, pelaku dijerat dengan pasal 170 Ayat 1- 3 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

 

Sementara itu barang bukti yang diamankan berupa satu bilah badik, serta pakaian yang dikenakan korban yang masih dilumuri darah.

 

Karena para pelaku masih dibawah umur menurut Kapolres pihaknya melakukan penanganan khusus terhadap pelaku.

 

" Dalam pemeriksaan kita undang orang tuuanya, serta didampingi pihak Bapas ". Ungkap Kapolres. ( 0K1 )


Advertisement

Komentar Facebook