GPK Sungai Penuh tantang Fikar Azami Klarifikasi Kisruh KNPI Sungai Penuh

Jumat, 11 Januari 2019 | 13:33:05 WIB


Sungai Penuh - Kisruh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sungai Penuh terus menjadi sorotan publik. Pasalnya, Musda knpi Sungai Penuh terkesan disembunyikan. Kisruh ini berawal dari beredarnya foto Ketua knpi Sungai Penuh Fikar Azami, mengucapkan salamat tahun baru dengan menggunakan status sebagai ketua knpi Sungai Penuh periode 2019- 2023. Beredarnya foto tersebut, membuat sejumlah OKP geram. Pasalnya, 2019 belum sehari, namun sudah ada ketua knpi Sungai Penuh periode 2019-2023. Hingga menimbulkan banyak pertanyaan. Kapan Musdanya, kapan pelantikannya, sehingga meskipun 2019 baru semalam. Fikar Azami yg juga anak kandung Wali Kota Sungai Penuh sudah meklaim dirinya sebagai Ketua knpi Sungai Penuh. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari Fikar Azami terhadap kisruh ini.

 

Ketua Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Sungai Penuh Azra Malindo, menyesalkan adanya kejadian ini. Azra menyebutkan bahwa seandainyapun ada Musda, sudah sepantasnya dipublikasikan, serta melibatkan semua OKP. Azra sendiri sebagai ketua OKP mengaku tidak tau kapan dan bagaimana mekanisme Musda dijalankan.

 

" Kita sangat menyesalkan kisruh knpi Sungai Penuh ini. Seharusnya, jika memang Musda itu ada, tidak boleh dilakukan secara sembunyi. Ini jelas sudah menghina azas demokrasi dan potensi Pemuda Sungai Penuh", ungkap Azra .(10/1)

 

Lebih lanjut Azra mengatakan, bahwa adanya indikasi ketidakjelasan pelaksanaan Musda. Merupakan upaya untuk menutup pintu demokrasi, ada indikasi Fikar tidak siap berkompetisi diforum Musda untuk merebut posisi ketua knpi.

 

" Melihat keadaan seperti ini, kuat dugaan Fikar tidak siap bertarung di Forum Musda untuk merebut ketua knpi. Maka dari itulah adanya opini yang sengaja dibangun sebagai klaim sepihak dari fikar, bahwa dia adalah ketua knpi Sungai Penuh, menunjukkan bahwa Fikar sangat tidak siap menghadapi forum Musda", ujar Azra

 

Menurut Azra, ini hanya sekedar opini yang sengaja dibangun. Azra yakin bahwa di Sungai Penuh belum dilaksanakan Musda knpi. Pasalnya, hingga saat ini Fikar Azami belum mengklarifikasi opini yang berkembang. Maka dari itulah, Azra menantang Fikar untuk mengklarifikasi semua opini yang berkembang.

 

"  Saya yakin, di Sungai Penuh belum dilaksanakn Musda. Ini hanya sekedar opini saja. Maka dari itu, saya tantang Fikar untuk mengklarifikasi semua opini yang berkembang terkait kisruh knpi Sungai Penuh ", Tutup Azra. (*)


Advertisement

Komentar Facebook