HOT TOPICS:
#Nasional





Hakim Pengadilan Tanjabtim Putuskan Perkara Baby Lobster 1 Tahun 10 Bulan Penjara dan Denda 1 Milyar

Kamis, 14 Maret 2019 | 19:57:23 WIB


MUARASABAK, BERITAJAMBI.CO - Perkara baby lobster memasuki sidang terakhir ( ke 7 ) yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur ( Kamis 14 Maret 2019 ) dengan Agenda Sidang pembacaan putusan.
 
Dalam putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Hakim Ketua Khairuludin, SH., MH dengan didampingi Hakim anggota 1 Gandung, SH., M. Hum, dan Hakim anggota 2. Rahadian Nur, SH., MH dihadapan 3 terdakwa Samsul Bahri, Abdurrahman, dan Mulyadi dengan putusan hukuman 1 tahun 10 bulan penjara denda 1 Milyar dan subsider 3 bulan.
 
Putusan hakim ini, lebih rendah dari tuntutan tim JPU Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur yang beranggotakan M. F. Hasibuan, SH, MH ( Kasi Pidum ), Doni Wijaya, SH, Ahmad Fauzan, SH, Nurul Afifah Ana, SH, dengan tuntutan 2 tahun 6 bulan, denda Rp. 1M subsider 6 bulan yang dibacakan pada sidang ke 6 Senin 12 Maret 2019 lalu.
 
Sebelumnya, JPU Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur juga menghadirkan 2 saksi ahli kehadapan hakim Penadilan Negeri Tanjung Jabung Timur diantaranya saksi ahli perikanan Ir. M. Ridwan MM.MP ( BKIPM ), dan saksi ahli pidana DR. Ruslan Abdul Gani yang merupakan dosen Unbari Jambi.
 
Dalam kasus ini, terdakwa juga didampingi Penasehat Hukum Elyas Sunggu Sidauruk, SH.
 
Mendengar putusan hakim ini, baik JPU maupun ketiga terdakwa masih fikir - fikir untuk menerima putusan tersebut. Apakah mengajukan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Tanjung Jabung Timur ke Pengadilan Tinggi Jambi.
 
Sementara Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur memberikan waktu selama 7 hari kedepan terhitung sejak dibacakan putusan kepada kedua belah pihak baik JPU maupun ketiga terdakwa untuk memberikan nota keputusannya. Apabila tidak ada upaya hukum, maka Putusan Pengadilan Negeri TanjungbJabung Timur sudah memiliki kekuatan hukum tetap ( incraht ) dan dapat dilakukan tindakan hukum Eksekusi baik terhadap pidana badan, BB, maupun denda.
 
Salah satu JPU Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur Ahmad Fauzan, SH saat dikonfirmasi beritajmbi.co via whats ap ( kamis 14 Maret 2019 ) dalam menanggapi putusan ini mengatakan,
 
" Yang terpenting hasilnya terbukti bersalah perbuatan ketiga terdakwa penyelundupan baby lobster tersebut dan tidak bebas putusan hakim PN Tanjung Jabung Timur. Dalam artian kali ini kinerja Tim JPU Kejari Tanjung Jabung Timur brhasil dalam meyakinkan majelis hakim ". Ungkap Ahmad Fauzan, SH puas.
 
" Hal ini juga berkat petunjuk, arahan, dan bimbingan dari Pak Kajari Dr. Muhammad Irfan Jaya, SH. MH untuk tim JPU sehingga surat dakwaan terhadap para terdakwa dapat dibuktikan ". Tambah Ahmad Fauzan, SH.
 
( 0K1 ).

Advertisement

Komentar Facebook