HOT TOPICS:
#Nasional





Lakukan Aksi Damai, Aliansi Mahasiswa Unja Bawa 7 Tuntutan Ini

Selasa, 17 September 2019 | 15:18:57 WIB


BERITAJAMBI.CO - 17 septermber 2019, bertempat di kampus Universitas Jambi, Jalan Lintas Jambi-Muaro Bulian KM 15 Mendalo Darat. Aliansi mahasiswa Universitas Jambi menggelar Aksi Damai.

 

Massa aksi mulai berkumpul pukul 08.00-08.30 WIB, aksi ini berlangsung mulai dari pukul 09.00 WIB hingga selesai.

 

Kegiatan aksi ini diisi sesuai dengan kesepakatan aliansi mahasiswa Univer sitas Jambi. Adapun kegiatan ialah long march, teatrikal, orasi di depan Rektorat Universitas Jambi, audiensi terbuka dan menyegel sekre BEM KBM Universitas Jambi.

 

"Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk kekhawatiran kondisi Universitas Jambi saat ini. Dalam hal ini banyak sekali bentuk-bentuk pelanggaran pada BEM Universitas Jambi dan kebijakan-kebijakan Universitas Jambi yang memberatkan mahasiswa tanpa disadari. Maka dalam hal ini pihak rektorat, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Majelis Aspirasi Mahasiswa, dan presiden mahasiswa Universitas jambi menjadi sasaran," ungkap Jendral Umum,  Nanda Herlambang dalan realesnya yang diterima oleh beritajambi.co, Selasa (17/9/19).

 

Untuk diketahui, dalam aksi damai ini ada 7 tuntutan yang dilayangkan,  diantaranya ialah: 

Menutut Rektor terpilih Universitas Jambi 2020-2024 menaikkan rangking universitas Jambi dari 66 ke-10 besar versi Kemenristekdikti.

Menggratiskan biaya juelt.

Mendesak Rektor Universitas Jambi menginstruksikan penyelenggaraan PEMIRA UNJA 2019.

OTK status fakultas dan akreditas fakultas.

Penjelasan status gedung Pondok Meja.

Menfasilitasi sekretariatan disetiap UKM Universitas Jambi secara merata.

 

Menurut Nanda Herlambang, dalam aksi ini dilakukan secara damai dengan menyampaikan aspirasi-aspirasi mahasiswa Universitas Jambi. 

"Aksi ditargetkan dengan audiensi terbuka bersama seluruh calon rektor Universitas Jambi, presiden BEM KBM Universitas Jambi dan MAM KBM Universitas Jambi. Jika dalam hasil audiensi tidak ditanggapi, maka akan turun aksi selanjutnya," pungkas Nanda Herlambang. (*) 


Advertisement

Komentar Facebook