HOT TOPICS:
#Nasional





SAH: Masih Ada Alternatif Lain, Dana Penanggulangan Corona jangan Diambil Hutang

Selasa, 31 Maret 2020 | 08:32:49 WIB


Rencana pemerintah Indonesia menggunakan fasilitas pinjaman yang disediakan International Monetary Fund (IMF) untuk mengatasi COVID-19, dinilai Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH).

 

Berbicara dalam Rapat Internal Fraksi Partai Gerindra secara Virtual Meeting, Anggota Komisi Kesehatan DPR RI tersebut mengatakan opsi untuk melakukan pinjaman merupakan sesuatu kenaifan memanfaatkan situasi pandemi ini untuk menambah hutang.

 

Apalagi menurutnya dana cadangan yang dimiliki pemerintah sebenarnya masih mencukupi untuk digunakan dalam penanganan Virus Corona di tanah air.

 

"Sebenarnya pemerintah masih memiliki dana cadangan kurang lebih 700 triliun untuk di realokasikan dalam penanggulangan Bencana Corona," ungkapnya di Jambi (30/3) kemarin. 

 

Dana cadangan tersebut menurut SAH  bersumber dari Silpa 2019 sebesar 46.5 triliun, Silpa sampai Februari 2020 50 triliun, SAL akhir tahun 2018 175 triliun dan sumber lainnya seperti dana cadangan, dana ristek dan program lainnya yang dapat direalokasikan.

 

Dimana menurut pria yang kerap disapa Bapak Beasiswa Jambi itu dana yang dibutuhkan untuk memberi bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang terdampak Corona diperkirakan mencapai 700 - 800 triliun.

 

"Kita harus segera memberi bantuan tunai pada masyarakat yang terkena dampak Corona kepada masyarakat yang terkena dampak seperti pekerja harian lepas, tukang ojek, buruh, UMKM yang tidak memiliki pendapatan pasti," jelasnya. 

 

Dalam mengatasi masalah ini SAH meminta langkah koordinatif antara para pemangku kepentingan, seperti BNPB, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan dan lainnya.

 

"Termasuk dalam hal ini harus ada pembicaraan di tiap komisi untuk merealisasikan anggaran di tiap mitra kerja sebagai dana tanggap darurat Corona di Indonesia."

 

Apalagi menurut SAH Komisi X dengan Kementerian Pendidikan telah menyepakati penghapusan UN 2020 dan mengalokasikan dananya untuk penanggulangan Corona, tandasnya.(*)



Advertisement

Komentar Facebook