HOT TOPICS:
#Nasional





Kabar Bahagia, BPJS Berikan Relaksasi Tunggakan Bagi Peserta di Tengah Pandemi Covid-19

Kamis, 30 Juli 2020 | 16:08:42 WIB


JAMBI - Kabar bahagia bagi seluruh  peserta BPJS  Kesehatan terutama yang memiliki tunggakan, pasalnya ditengah pandemi Covid-19 ini BPJS memberikan relaksasi tunggakan. Cukup bayar 6 bulan dan 1 bulan berjalan terlebih dahulu, status kepesertaan aktif kembali.

 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan Cabang Jambi, Rizki Lestari dalam acara Coffe Morning dan media gathering BPJS Kesehatan Cabang Jambi, di Lokal Space Cafe dan Resto, Kamis (30/7/2020).

 

Menurut Rizki, berapa tahunpun tunggakan peserta cukup membayar 6 bulan, dan status kepesertaan aktif kembali. Namun sisa dari tunggakan dapat di cicil hingga 31 Desember tahun 2021. 

 

"Jadi program relaksasi ini sebenarnya tidak menghilangkan sisa tunggakan, tetapi setidaknya peserta mendapatkan kemudahan. Sisa dari tunggakan itu dapat di cicil hingga 31 Desember 2021," kata Rizki Lestari.

 

Oleh sebab itu, Rizki berharap program relaksasi yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 64 Tahun 2020 ini dapat dimanfaatkan oleh peserta yang kesulitan dalam dalam melunasi tnggakan. 

 

Selain itu, Rizki juga berpesan agar peserta    aktif dalam membayar iurannya.

 

"Jadi saya berpesan jangan menunggu akan menggunakan dulu baru mengaktifasi, karena akan tetap ada denda pelayanan ketika rawat inap dalam 40 hari," bebernya.

 

Beri Kemudahan bagi Peserta, BPJS Gandeng Pengadaian

 

Tidak hanya itu saja, BPJS juga memiliki program baru untuk memberikan kemudahan bagi peserta untuk melunasi tunggakan, yakni jalin kerjasama dengan Pengadaian. Dengan adanya kerjasama tetsebut peserta BPJS dapat mendapatkan pinjaman dengan sewa modal yang menarik.

 

"Kalau memang mengalami kendala untuk membayar 6 bukan dulu, makanya kita menggandeng pengadaian. Jadi, bisa mendapatkan pinjaman dari Pengadaian tentu saja dengan sewa modal yang menarik" beber Rizki. (rie)



Advertisement

Komentar Facebook