HOT TOPICS:
#Nasional





Kisah Bintang Porno Insyaf, Kini Jadi Pakar Seks dan Dosen Tamu di Harvard

Selasa, 01 September 2020 | 10:02:53 WIB


Jennie Ketcham Jennie Ketcham, bintang porno yang insyaf. Foto: Dok. Instagram Jennie Ketcham
Jennie Ketcham Jennie Ketcham, bintang porno yang insyaf. Foto: Dok. Instagram Jennie Ketcham

Jakarta - Jennie Ketcham merupakan salah satu aktris porno yang memilih insyaf dan meninggalkan dunia kelamnya itu. Ini kisahnya yang kini menjalani hidup sebagai terapis seks dan kerap jadi dosen tamu.

Jennie Ketcham mengungkapkan perjalanannya keluar dari industri film porno dalam bukunya I Am Jennie. Dalam buku tersebut, Jennie menjelaskan bagaimana dia memulai kariernya sebagai aktris porno hingga kini melepaskan titel tersebut.

 

Jennie populer sebagai aktris porno dengan nama Penny Flame. Dia mulai membintangi film dewasa setelah lulus SMA dan menjadi mahasiswi tahun pertama di San Diego State University pada 2009.

Tumbuh dari keluarga broken home dan seorang ibu pecandu alkohol, Jennie Ketcham kehilangan keperawanannya di usia remaja. Dan dia pun menjadi pecandu seks hingga menyutradarai film pornonya sendiri di usia muda.

 

Jalan hidup Jennie Ketcham berubah saat dia menjadi salah satu peserta reality show Sex Rehab with Dr. Drew yang tayang di VH1 sebagai pasien. Niat awalnya mengikuti reality show tersebut pada November 2009 sebenarnya untuk meningkatkan popularitasnya. Namun ternyata dia malah merasa tertampar setelah menjalani rehablitasi bersama Dr. Drew.

 

"Aku banyak mendapatkan keberuntungan sepanjang hidupku. Dan adalah sebuah keberuntungan, aku membintangi Sex Rehab with Dr. Drew dan Sober House. Acara itu membuatku bisa mendapatkan terapi pro bono dari Jill Vermeire dan petunjuk dari mentorku Dr. Reef. Adalah sebuah keberuntungan aku bisa menemukan keinginan untuk mengubah hidupku," tulis Jennie di Huffington Post dalam sebuah tulisan mengenai bukunya I Am Jennie.

 

Saat menjadi pasien dalam reality show Sex Rehab with Dr. Drew, Jennie Ketcham bukan hanya mengatasi kecanduannya pada seks. Dia juga mengobati kecanduannya pada alkohol dan obat-obatan. Semua kecanduannya itulah yang membuatnya "ketagihan" jadi bintang film dewasa.

 

"Pertama-tama aku harus menghentikan kebiasaanku minum alkohol dan obat-obatan terlarang, karena aku tahu ketika aku mulai minum, aku akan merasa "tidak apa-apa melakukan satu adegan lagi," begitu kata Jennie dalam wawancara dengan Daily Beast.

 

Jennie bersyukur kini dirinya sudah terbebas dari statusnya sebagai bintang porno. Dia mengaku beruntung karena setelahnya dia dan ayahnya bisa saling memaafkan setelah selama 13 tahun, dirinya "menyingkirkan" sang ayah dari hidupnya.

 

Setelah tak lagi menjadi bintang porno, Jennie sempat ketakutan menjalani hidupnya. Dia khawatir orang-orang akan mengenalinya sebagai Penny Flame si bintang porno. Namun ternyata kekhawatirannya itu hanya ada dalam bayangnya. Dalam kehidupan nyata banyak orang tak mengetahui siapa Penny Flame. Jenny pun memulai hidup barunya dengan menjalani pekerjaan pertamanya sebagai pelayan dengan bayaran US$ 10 per jam.

 

"Keberuntungan yang membuatku mendapatkan pekerjaan pertamaku di luar industri ponografi, bekerja sebagai pelayan dengan bayaran US$ 10 per jam, dengan bos yang baik dan tidak memandangku buruk. Dan sebuah keberuntungan juga aku menemukan pria yang mencintaiku," katanya lagi. Jennie kini sudah menjadi ibu dari seorang anak dari pernikahannya dengan pria bernama Jeff Crooks.

 

Melangkah ke masa depan yang lebih baik, Jennie mencoba menata hidupnya. Dia pun sekolah lagi hingga kini bisa menjadi seorang terapis. Dia memiliki gelar Licensed Mental Health Counselor dan Master of Social Work. Jennie Ketcham kini menghiasi hari-harinya dengan menjadi terapis seks di situs SeattleAnxiety. Dia pun banyak terlibat dalam riset di University of Washington dan kerap diundang menjadi dosen tamu di Universitas Harvard.

 

Tak hanya itu, Jennie Ketcham juga mendirikan organisasi non profit Surviving Rape. Dia ingin membantu korban pemerkosaan yang sulit menyembuhkan diri secara emosional. (Sumber Berita:Detik.com)



Advertisement

Komentar Facebook