HOT TOPICS:
#Nasional





BNN Provinsi Jambi Gelar Press Release Penangkapan 2 Pelaku Peredaran Gelap Narkotika

Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:14:08 WIB


JAMBI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi menggelar press reales terkait penangkapan dua orang pelaku peredaran gelap Narkotika yang terjadi di Kampung Pulau Pandan Kelurahan Legok Danau Sipin Kota Jambi pada Senin kemarin (10/8/2020).

 

Dikatakan oleh Kepala BNN Provinsi Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto, kronologis kejadian penangkapan dua orang pelaku  tersebut berawal dari informasi dari masyarakat tentang adanya pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di Wilayah Kampung Pulau Pandan Kota Jambi yang bernama RS (inisial). Setelah mendapat laporan tersebut Tim BNN Provinsi Jambi langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan. 

 

"Setelah tim BNN melakukan penyelidikan dialokasi terlihat terlihat pelaku RS sedang melintas mengendarai sepeda motor di Jalan Kampung Pulau Pandan Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Selanjutnya tim memberhentikan pelaku RS dan melakukan pemeriksaan dan ditemukan dalam tas pinggang merk Filano warna biru 7 bungkus kecil plastik bening yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dan timbangan digital merk Pocket Scale  dan satu pucuk  senjata api rakitan jenis revolver yang berisikan amunisi 6 butir dan 5 butir lagi didalam tas," kata Brigjen Pol Dwi Irianto, Selasa (11/8/2020).

 

Saat diinterogasi, lanjut Brigjen Pol Dwi Irianto, pelaku RS mengaku mendapatkan  barang tersebut dari seseorang yang berinisial WN, kemudian dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap WN di Pall 7 Kota Baru, selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Kantor BNN Provinsi Jambi untuk ditindaklanjuti.

 

" Dua orang pelaku yang diamankan, 1 orang berinisial RS (35), alamat tempat tinggal di RT.002 Desa Kilangan  Kecamatan Muaro Bulian Kabupaten Batanghari, pekerjaan petani, dan 8 orang lagi berinisial WN (41) seorang Swasta, alamat RT.009 Desa Sriwijaya Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat," beber Brigjen Pol Dwi Irianto.

 

Menurut Brigjen Pol Dwi Irianto, barang  bukti yang diamankan berupa 7 Bungkus kecil plastik bening yang berisikan diduga narkotika jenis sabu, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan 11 butir amunisi, 1 buah timbangan digital merk Pocket Scale, 1 unit handphone merk realme, dan Asus, serta 1 unit sepeda motor merk Yamaha V-ixion.

 

"Kedua Pelaku diduga melanggar pasal 114 ayat w Jo pasal 132 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 Jo pasal 132  ayat 1 UU.RI Ni.35 tahun 2019 tentang narkoba, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat t tahund an paling lama 20 tahun," pungkas Brigjen Pol Dwi Irianto. (Rie)



Advertisement

Komentar Facebook