HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Perjuangkan Bantuan Keuangan dan Pelatihan untuk Korban PHK

Rabu, 16 September 2020 | 07:18:43 WIB


Kepedulian Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Ketenagakerjaan Sutan Adil Hendra (SAH) pada nasib korban PHK terlihat dari perjuangannya untuk memastikan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat dampak virus corona bakal mendapatkan bantuan berupa santunan sekaligus pelatihan.

 

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu itu mengatakan, pihaknya di DPR memperjuangkan para pekerja yang terdampak PHK bakal mendapatkan santunan dengan besaran Rp 1 juta per kepala untuk tiga bulan.

 

Menurut Bapak Beasiswa Jambi itu, santunan dan pelatihan tersebut akan diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.

 

"Kita minta pemerintah dapat memberi insentif untuk yang terkena PHK dari sisi BPJS Ketenagakerjaan memberi santunan plus pelatihan sehingga bisa mendapatkan paling tidak dalam tiga bulan Rp 1 juta per kepala," ungkap SAH (15/9) kemarin di Jambi. 

 

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra itu santunan oleh BP Jamsostek itu pun berbeda dengan program Kartu Pra-Kerja Presiden Joko Widodo yang telah diluncurkan.

 

SAH sendiri dalam  berbagai kesempatan mengatakan, pihaknya akan mempercepat penyaluran Kartu Pra-Kerja di tengah wabah COVID-19. Rencananya, penerima akan mendapat Rp 1 juta setiap bulannya selama 3-4 bulan.

 

Sebelumnya, di dalam skema asli program Kartu Pra-Kerja, peserta program bakal mendapatkan insentif sebesar Rp 650.000.

 

Dimana SAH mengatakan, upaya itu ia lakukan untuk mengantisipasi para pekerja yang terkena PHK dan bagi para pekerja harian yang penghasilannya terdampak wabah COVID-19.

 

"Upaya ini untuk mengantisipasi para pekerja yang terkena PHK, para pekerja harian yang kehilangan penghasilan, para pengusaha mikro yang kehilangan pasar dan omzet agar dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM-nya," tandasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook