HOT TOPICS:
#Nasional





Indonesia Emas 2045 dan Tantangan Generasi Muda ke Depan

Selasa, 23 Februari 2021 | 19:31:01 WIB


Ditulis oleh: Dr. Noviardi Ferzi, SE.MM (Peneliti / Dosen STIE Jambi)

Satu abad Indonesia merdeka, inilah yang disebut “Indonesia Emas”. Sebagai slogan yang diproyeksikan pada 100 tahun kemerdekaan negara Indonesia pada  2045. 

 

Indonesia Emas 2045 adalah cita-cita ; impian besar untuk mencapai Indonesia sebagai bangsa yang maju, mampu bersaing dengan bangsa lain serta dapat menyelesaikan masalah-masalah yang mendasar di tanah air ; seperti isu kebodohan, kemiskinan, korupsi, ketimpangan dan berbagai permasalahan lainnya.

 

Studi Standard Chartered, Plc (2019) meramalkan Indonesia akan menjadi perekonomian terbesar ke-4 dunia pada tahun 2030. Pada tahun 2045, pendapatan per kapita Indonesia diperkirakan akan mencapai Rp 320 juta atau mengalami kenaikan hampir enam kali lipat dari posisi saat ini sebesar Rp 56 juta.

 

Perjalanan bangsa Indonesia menuju Indonesia emas tahun 2045 tidak hanya diwarnai semangat dan optimisme semata, melainkan juga realitas tantangan kebangsaan yang muncul dengan berbagai dimensinya.

 

Dengan kata lain, kejayaan menuju Indonesia emas tahun 2045 harus dipersiapkan dari sekarang. Kunci utamanya melalui peningkatan pendidikan yang berkualitas.

 

Pendidikan yang melahirkan inovasi-inovasi baru demi mengangkat kualitas SDM Indonesia yang masih jauh tertinggal menjadi tugas penting dunia pendidikan. Tidak ada negara yang perekonomiannya kuat tanpa disokong oleh institusi pendidikan yang kuat dan berkualitas.

 

Lalu pada siapa tantangan ini akan kita berikan, jawabannya tentu pada generasi muda yang saat ini masih berusia 20 - 30 tahun. Dimana pada tahun 2045 nanti usia mereka ada pada rentang 40 - 50 tahun, usia yang produktif untuk berkompeten.

 

Generasi Muda Produktif dan kompetitif

 

Generasi muda mendatang akan menghadapi dunia yang jauh berbeda dengan dunia yang mereka hadapi saat ini. Tahun 2045 ini diperkirakan akan menjadi tahun dimana Indonesia di dominasi oleh generasi maju yang memiliki keahlian dalam menguasai ilmu teknologi.

 

Banyak anak muda Indonesia yang mulai mengembangkan inspirasi untuk terus bergerak, mengembangkan minat dan bakat agar berguna tidak hanya bagi diri sendiri namun berguna bagi banyak orang, nusa bangsa, dan agama.

 

Generasi muda produktif akan didapatkan dari generasi yang pintar dan peduli. Pintar dalam akademik, benar-benar ahli dalam sebuah bidang. Namun kepintaran akademik tidak mutlak menjadi tolok ukur. Kemampuan dalam menyikapi perkembangan zaman sehingga bijak dalam menyikapi segala informasi di era keterbukaan disebut juga dengan pintar. 

 

Menguasai kemampuan yang tidak bisa tergantikan oleh mesin di era digitalisasi, seperti berkomunikasi, Keterampilan mental dan emosional, memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan atau memecahkan masalah dan Keterampilan Spiritual.

 

Termasuk untuk memposisikan perilaku berwirausaha sesuai dengan bakat dan minatnya sehingga dapat berdaya secara ekonomi dan dapat hidup secara mandiri

 

Apabila generasi muda sudah produktif , maka akan muncul beragam inovasi. Inovasi ini tumbuh dari penguasaan potensi diri yang tinggi, pendalaman ilmu pengetahuan, ahli dan terampil dalam sebuah bidang. Produktifitas menjadi salah satu pembuka jalan terwujudnya generasi muda yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

 

Hal ini akan berdampak langsung pada kemungkinan tercapainya cita-cita besar bangsa ini yaitu Indonesia Emas 2045 menjadi tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap elemen masyarakat, terutama generasi muda. 



Advertisement

Komentar Facebook