HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Apresiasi Profesi Perawat Sebagai Pejuang Garda Terdepan Layanan Medis

Rabu, 17 Maret 2021 | 07:04:46 WIB


Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM memberikan apresiasi kepada Profesi Perawat sebagai garda terdepan pelayanan medis, khususnya di tengah Pandemi Covid 19.

 

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu bagai seorang pahlawan, perawat sudah selayaknya mendapatkan penghargaan khusus dari rumah sakit dan pemerintah.

 

Hal ini disampaikan, dari seluruh profesi di rumah sakit, perawat adalah yang terbanyak. Perawat juga profesi yang paling dekat dengan pasien. Setiap program pelayanan medis tidak akan berhasil tanpa keberadaan perawat.

 

"Saya amat mengapresiasi profesi perawat sebagai garda terdepan pelayanan medis, dimana mereka adalah profesi yang paling dekat dengan pasien, tidak ada pelayanan medis yang berhasil tanpa perawat," ungkap Bapak Beasiswa Jambi tersebut. 

 

Pernyataan SAH ini disampaikan dalam diskusi bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Jambi dalam persiapan HUT PPNI ke-47 (14/3) di Jambi. Menurutnya besarnya peran perawat ini, kita harus melihat perawat sebagai mitra dokter, mitra rumah sakit dan mitra pemerintah dalam mewujudkan layanan kesehatan yang prima. 

 

Menurut Doktor Ilmu Ekonomi ini jadi perawat memang tidak mudah. Karena tidak hanya dibutuhkan pengetahuan, perawat juga dituntut punya skill, ramah, dan empati yang tinggi. Ada saatnya mereka juga menjadi seperti keluarga bagi pasien.

 

Dalam hal ini SAH mengatakan dalam situasi saat ini semua perawat sedang terlibat dalam perawatan pasien Covid-19 diseluruh rumah sakit di Indonesia, mereka telah mengorbankan apa yang kita sebut sebagai kepentingan pribadi dan keluarga. 

 

"Para perawat telah mengorbankan keselamatan dan menghadapi ancaman tertular virus yang bisa berakhir pada kematian. Sebagai bagian dari garda terdepan dalam menangani kasus Covid-19, tidak sedikit yang mengalami kelelahan baik secara fisik dan juga secara mental," ungkapnya. 

 

Terakhir SAH mengatakan tanggal 17 Maret ini merupakan Hari Perawat Indonesia, dimana organisasi PPNI genap berusia 47 tahun. PPNI merupakan organisasi perawat yang berdiri tanggal 17 Maret 1974 yang menjadi wadah bagi seluruh perawat Indonesia dalam memajukan profesi keperawatan.

 

Sehingga sudah semestinya, pemerintah dan masyarakat memberikan apresiasi tertinggi bagi peran perawat. Banyak hal yang bisa dilakukan, antara lain dengan memberikan penghargaan secara material bagi mereka selama menjalankan tugas, dengan memprioritaskan pemberian asupan nutrisi yang adekuat, pengadaan alat pelindung diri yang sesuai standar, dan pemberian insentif, pungkasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook