HOT TOPICS:
#Nasional





PNS Jangan Nekat, SE Larangan Mudik Diteken Besok

Minggu, 28 Maret 2021 | 12:48:00 WIB


Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyampaikan, rencananya surat edaran (SE) terkait larangan mudik lebaran 2021 terhadap para PNS bakal diterbitkan Senin (29/3) besok.

"Senin rencananya dikeluarkan Surat Edaran Kemenpan RB," ujar Tjahjo kepada para wartawan dikutip detikcom, Sabtu (27/3/2021).

 

Namun, Tjahjo tak merinci poin-poin apa saja yang diatur dalam SE tersebut. Saat dikonfirmasi seputar ada tidaknya sanksi yang akan diterapkan bagi PNS yang melanggar larangan mudik tersebut, Tjahjo pun enggan menjawabnya.

 

Sebab, detail SE tadi masih digodok di internal Kementeriannya tersebut.

 

"Senin diumumkan. Sekarang sedang dikonsepkan. Senin saya tanda tangan sebagai Menpan RB," katanya.

 

Sebagaimana diketahui, mudik lebaran 2021 telah resmi dilarang. Peniadaan mudik lebaran tahun ini baru diumumkan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (26/3) kemarin siang.

 

Larangan mudik lebaran ini berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

"Tahun 2021 mudik ditiadakan berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, Karyawan Swasta maupun pekerja mandiri, dan juga seluruh masyarakat," ujar Muhadjir dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3/2021).

 

Larangan mudik lebaran tersebut diberlakukan kira-kira sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri berlangsung tepatnya mulai 6-17 Mei 2021.

 

"Larangan mudik akan dimulai pada tanggal 6 Mei -17 Mei 2021," tegasnya.

 

Sebelum dan sesudah hari dan tanggal itu, karyawan swasta dan semua masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pergerakan keluar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak.

 

"Diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang keluar daerah kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu," ucapnya. (Sumber Berita: Detik.com)



Advertisement

Komentar Facebook