HOT TOPICS:
#Nasional





Silahturahmi Kadin, SAH Tekankan Hilirisasi dan Pelabuhan Samudra dalam Penguatan Ekonomi Jambi

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:22:53 WIB


Jambi – Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), menyampaikan pandangan strategis terkait arah penguatan ekonomi daerah dalam Forum Silaturahmi dan Konsolidasi KADIN Provinsi Jambi yang digelar di Hotel Abadi Suite Jambi, Selasa (14/1/2026).

 

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Penasihat KADIN Provinsi Jambi, SAH menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah membutuhkan kesamaan persepsi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

 

“Tanpa kesamaan visi dan kerja kolaboratif, potensi ekonomi Jambi yang besar tidak akan memberikan nilai tambah maksimal bagi daerah,” ujar SAH di hadapan peserta forum.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KADIN Provinsi Jambi H. Usman Sulaiman, tokoh dunia usaha Jambi Usman Ermulan, H. Narsun Arbain, H. Kailani, Ketua Dewan Pakar KADIN Provinsi Jambi Prof. Dr. Drs. Syahmardi Yacob, MBA, serta jajaran pengurus KADIN Provinsi Jambi.

Dalam pemaparannya, SAH menyoroti urgensi strategi hilirisasi industri dan pembangunan pelabuhan samudra sebagai prasyarat utama lompatan ekonomi Jambi. Ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 58 persen produksi sumber daya alam dan hasil perkebunan Jambi masih diekspor melalui Pelabuhan Padang dan Dumai, sehingga nilai tambah ekonomi justru dinikmati daerah lain.

 

“Jambi tidak boleh terus menjadi daerah pemasok bahan mentah. Hilirisasi industri dan kemandirian infrastruktur logistik, termasuk pelabuhan samudra, harus menjadi agenda strategis daerah. Ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kedaulatan ekonomi nasional,” tegasnya.

 

SAH juga mengapresiasi langkah KADIN Provinsi Jambi yang telah menyiapkan Peta Jalan Jambi Emas 2045 sebagai panduan jangka panjang pembangunan ekonomi daerah dalam menyongsong 100 tahun Indonesia merdeka. Menurutnya, roadmap tersebut menjadi instrumen penting agar pembangunan ekonomi Jambi berjalan terarah, berkelanjutan, dan berdaya saing.

 

Selain itu, SAH memberikan apresiasi atas penguatan tata kelola organisasi KADIN hingga tingkat kabupaten dan kota, yang dinilainya sebagai fondasi penting dalam memperkuat peran dunia usaha di daerah. Ia juga menilai kepedulian sosial KADIN, termasuk dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatera, sebagai wujud nyata kontribusi dunia usaha bagi masyarakat.

 

Menutup arahannya, SAH berpesan agar pemerintah daerah secara aktif menggandeng KADIN dalam merancang dan mengeksekusi kebijakan pembangunan ekonomi.

 

“KADIN memiliki jejaring, kapasitas, dan pengalaman besar. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan KADIN adalah kunci mempercepat pertumbuhan dan transformasi ekonomi Jambi,” pungkasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook