HOT TOPICS:
#Nasional





AMPM Jambi Gelar Aksi, Desak Pengusutan Dugaan Perilaku Tidak Pantas Direktur AJWA Tour Indonesia da

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:03:30 WIB


Beritajambi.co, JAMBI — Aliansi Masyarakat Pemuda Mahasiswa Jambi (AMPM Jambi) menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Jumat (2/10/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa terhadap pelayanan publik serta perlindungan masyarakat, khususnya jamaah perjalanan ibadah umrah di Provinsi Jambi.

Dengan membawa spanduk tuntutan, poster aspirasi, pengeras suara, serta perlengkapan dokumentasi, massa aksi menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pentingnya transparansi, profesionalitas, dan pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut adalah dugaan perilaku tidak pantas yang dilakukan oleh Direktur AJWA Tour Indonesia. AMPM Jambi meminta agar dugaan tersebut dapat dilakukan pengusutan secara menyeluruh guna memastikan adanya kejelasan, kepastian hukum, serta menjaga integritas penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah.

Menurut massa aksi, penyelenggara perjalanan ibadah bukan hanya memiliki tanggung jawab dalam aspek pelayanan keberangkatan jamaah, tetapi juga wajib menjunjung tinggi nilai etika, kepatutan, dan profesionalitas karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat yang menunaikan ibadah.

Koordinator Lapangan AMPM Jambi, Dobel Pernandes, menyampaikan bahwa pihaknya tidak ingin persoalan yang menyangkut kepercayaan masyarakat berhenti tanpa adanya proses pemeriksaan yang transparan.
"Kami meminta agar dugaan perilaku tidak pantas yang menjadi perhatian masyarakat dapat diperiksa secara terbuka oleh pihak yang berwenang. Ini bukan hanya persoalan satu pihak, tetapi menyangkut kepercayaan jamaah dan tanggung jawab moral penyelenggara perjalanan ibadah."

Selain mendesak pengusutan terhadap dugaan persoalan yang melibatkan Direktur AJWA Tour Indonesia, AMPM Jambi juga meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang beroperasi di Provinsi Jambi.

Massa aksi menilai pengawasan terhadap travel umrah perlu diperkuat, terutama dalam aspek legalitas usaha, tata kelola dana jamaah, serta perlindungan terhadap masyarakat pengguna jasa perjalanan ibadah umrah.

Dobel Pernandes menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mendorong adanya pemeriksaan yang objektif dan langkah nyata dari pemerintah. Apabila ditemukan pelanggaran, tentu harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan perjalanan ibadah yang aman, transparan, dan bertanggung jawab."

AMPM Jambi berharap pihak terkait dapat menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan dan mengawal tuntutan secara serius dan transparan


Advertisement

Komentar Facebook