HOT TOPICS:
#Nasional





Miris, Wawako Sungai Penuh Numpang Tinggal di Rumah Ipar

Rabu, 18 Januari 2017 | 19:39:50 WIB


Rumah Dinas Wawako Sungai Penuh
Rumah Dinas Wawako Sungai Penuh

SUNGAIPENUH - Sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah, sudah selayaknya mendapatkan fasilitas yang memadai guna menunjang kinerja dalam menjalankannya tugas sebagai kepala daerah. Fasilitas tersebut misalnya seperti kendaraan dinas, rumah dinas, dan lain sebagainya.

Namun di Kota Sungai Penuh tidaklah demikian. Zulhelmi, Wakil Wali Kota Sungai Penuh hingga saat ini tidak mendapatkan fasilitas seperti layaknya seorang kepala daerah lainnya, bahkan Zulhelmi tidak diberikan rumah dinas, pada saat ini Wakil Wali Kota Sungai Penuh tersebut tinggal menumpang di rumah saudara iparnya.

Kondisi tersebut tentu sangat disayangkan, apalagi selaku pejabat pemerintah tentu banyak aktivitas dan tamu-tamu yang akan datang. Apa jadinya jika rumah orang nomor dua di Pemkot Sungaipenuh masih menumpang satu atap dengan keluarga lainnya.

Terkait kebenaran hal itu, Adam, ajudan Wawako Sungai Penuh membenarkan bahwa rumah yang dihuni Wawako saat ini merupakan rumah milik kakak dari Saudara Istri Wawako, Dewi Kartika Zuhelmi. Bahkan menurut Adam, pemilik rumah yang merupakan ipar dari wawako juga tinggal serumah dengan wawako.

 “Ya, rumah ini milik pak H Anwar By, istri beliau kakak dari Ibu Hj Dewi Kartika Zuhelmi. Pak Wawako mulai tinggal disini sejak 25 Juni 2016, setelah dilantik menjadi wakil walikota,” ujarnya.

Ditanya lebih jauh mengenai kondisi rumah, dia berat menceritakannya. Namun menurut dia, rumah yang kini tempat Wawako tidak cukup ideal untuk rumah Wawako, mengingat tamu dan acara banyak digelar.

“Kadang bapak terpaksa menerima tamu di teras rumah, dan bahkan terkadang tidak bisa menerima tamu jika sudah larut malam, kita segan dengan pemilik rumah,” ungkapnya.

Wakil Walikota Sungaipenuh Zulhelmi disinggung mengenai rumah dinasnya, membenarkan jika saat ini dirinya masih menumpang sementara dirumah saudara iparnya. Dia mulai tinggal disana sejak dilantik sebagai Wawako pada Juni 2016 lalu.

 “Ya, sudah enam bulan lebih kita numpang di rumah keluarga, mau bagaimana lagi, Rumdis yang di Koto Keras Rusak parah akibat mengalami musibah kebakaran dan belum direhab karena menunggu APBDP 2017 ini, karena pada APBD murni hanya dianggar untuk rehab ringan, nyatanya musibah meluluh lantak kan bangunan,” ujarnya.

Meski status menumpang di rumah keluarga, namun dia mengaku tidak selamanya harus tinggal di rumah keluarga. Apalagi di dalam rumah tersebut, sanak keluarga juga tinggal disana.

 “Kota Sungaipenuh ini unik, satu-satunya wakil kepala daerah yang numpang di rumah keluarga. Kalau saja aset Pemkab Kerinci diserahkan, kan ada rumdis wabup, itu bisa kita manfaatkan untuk rumdis, tidak perlu numpang rumah keluarga atau mengontrak rumah, kan sia-sia anggaran daerah, lebih baik anggaran untuk ngontrak rumah dialihkan pada pembangunan,” terangnya. (fdn)


Advertisement

Komentar Facebook