JAMBI - Banjir yang merendam berbagai daerah di Provinsi Jambi kian memprihatinkan. Pasalnya 53 ribu rumah, 7 jembatan dan 16 ruas jalan teremdam banjir. Daerah terparah yang terendam banjir adalah Kabupaten Batanghari dengan total rumah terendam mencapai lebih dari 20 ribu rumah.
Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli mengatakan banjir yang terjadi di beberapa daerah disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi.
"Bulan hujannya pendek namun debit hujannya tinggi, seperti seharusnya 6 bulan tapi jadi 2-3 bulan, jadi besar sekali curah hujannya, inilah yang menyebabkan meluapnya sungai-sungai di Jambi," tutur Zola saat di temui di peresmian PKS Atga Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, Rabu (15/3/2017).
Zola menuturkan ada empat kabupaten di Provinsi Jambi yang menyatakan darurat banjir, yaitu Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Batanghari.
Dirinya mengatakan sudah memberikan bantuan, namun batuan tersebut terbatas dan sudah menipis sehingga membutuhkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
"Saya menyampaikan kepada Pemkab untuk bekerja sama, Pemkab punya kuota sampai 100 ton beras di bulog kalau kurang bisa di tambahkan dari Pemprov hingga sampai 200 ton, kalau masih kurang juga kita akan minta ke kementrian, yang penting kita gunakan ini dulu," terang Zola.
Selain itu Zola mengatakan dirinya sudah meminta 15 ribu bantuan lainnya seperti lauk pauk, selimut dan terpal kepada Menteri Sosial RI. Dirinya berharap bantuan bisa cepat sampai ke Jambi.
"Apa saja yang kurang bisa disampaikan, saya juga sudah meminta bantuan kepada menteri sosial saya sudah cek allhamdulilah mensos merespon mudah-mudahan cepat sampai ke Jambi," tutup Zola. (rin)