HOT TOPICS:
#Nasional





Luar Biasa, Orang Ini Mengelilingi Nusantara Indonesia Hanya berjalan Kaki

Kamis, 13 April 2017 | 15:33:57 WIB


JAMBI - Sebuah petualagan, mungkin bukan kalimat yang asing lgi bagi kita, ditambah lagi dengan menggunakan kendaraan. Tetapi bagai mana dengan kali ini, berpetualang hanya dengan bermodalkan jalan kaki, mungkin itu sangat langka untuk ditemukan, apa lagi untuk mengeliling Nusantara Indonesia.

Itulah yang dilakukan oleh Sutiyo Suyatno (51), putra Pekalangon, Jawa Tengah, mengelilingi Nusantara Indonesia untuk mencari sejatinya alam, hanya dengan berjalan kaki, Kamis (13/4/2017).

Saat ditemui beritajambi.co di depan halaman Kantor DPRD Kota Jambi, Sutiyo mengatakan bahwa perjalanan tersebut sudah dilaluinya dengan waktu selama 16 tahun lebih.

"Sampai tidak terasa kalau saya telah menempuh perjalanan selama 16 tahun lebih," ungkapnya.

Perjalanan yang di tempuh Sutiyo, dimulai dari Jawa, Merak Banyuwangi kemudian Madura, Bali, Irian Jaya Papua, Timur-Timur, kalimantan.

Sutiyo juga mengatakan, Seusainya dari kalimantan, Sutiyo menuju kepulau Jawa untuk beristirahat selama beberapa bulan, untuk menuju Aceh yang merupakan titik ahir dari perjalanan tersebut.

"Selesai Kalimantan, saya kembali kepulau Jawa, istirahat tiga bulan sampai empat bulan, saya buat surat lagi menuju Sumatra, berjalan lagi dari jawa sampai menuju Aceh titik akhirnya," lanjutnya

Lebih lanjut Sutiyo juga mengatakan, perjalan tersebut dilaluinya hanya seorang diri, dari pulau Jawa ke Jambi Sutiyo tempuh selama 11 bulan 26 hari.

"Saya sendirian, dari Jawa sampai ke Jambi menempuh perjalan selama 11 bulann 26 hari itu nggak kurang dan nggak lebih," terangnya.

Selama perjalanan itu, Sutiyo tidak melalui perjalanannya dengan mulus, karena berbagai hambatan dan rintangan yang menghalangnya.

"Selama 16 tahun saya berjalan, suka-suka dan duka, seluruh Indonesia yang saya jalani dan paling merasakan pahit, hanya di pulau Sumatra, di Beringin, disitu saya kejadian di todong, kamera, handpone ludas semua," katanya.

Setelah kejadian itu Suyitno pernah putus asa, bahkan Suyitno juga pernah berfikir untuk pulang kerumah dan tidak sanggup lagi melanjutkan perjalannya.

Dikatakan lagi oleh sutiyo, saat dia berfikir untuk menyerah, ada seseorang yang berbisik di kupingnya untuk menyuruh melanjutkan sampai perjalanan ini benar-benar selesai.

"Tetapi tiba-tiba ada seperti yang menepuk punggung saya dan berkata, jangan pakde, teruskan semangatnya pakde, itu suatu ujian. Saya sadar, tetapi pas saya melihat kebelakang tidak ada orang," tutupnya. (rie)


Advertisement

Komentar Facebook