HOT TOPICS:
#Nasional





Mengenai Tahapan Pembentukan Cabor eSport, 3 Komunitas Gamer Datangi KONI Jambi

Senin, 20 Januari 2020 | 20:15:28 WIB


JAMBI - Tiga komunitas Gamer Jambi yakni Mobile Legend, PUBG, serta Free Fire, siang tadi Senin (20/1/2020) mendatangi Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, untuk berkonsultasi dan meminta arahan Ketua Koni Provinsi mengenai tahapan dan syarat untuk membentuk kepengurusan Cabor eSport di Jambi.

 

Hal ini untuk menyusul terbentuknya kepengurusan besar cabang olah raga eSport (olah raga elektronik) di pusat beberapa waktu lalu. Oleh sebab itu, Sejumlah komunitas pelaku eSport, berinisiatif turut membentuk kepengurusan eSport di Provinsi Jambi. 

 

"Karena di pusat sudah ada wadah, kita para Komunitas game online di Jambi juga ingin ada wadah. Karena perkembanganya game online ini tidak hanya sekedar permainan namun sudah menjadi Cabor bahkan sudah diperlombakan di Asian Games," kata David Wijaya, salah satu perwakilan Komunitas Gamer.

 

Diungkapkanya, untuk jumlah gamers di Provinsi Jambi sendiri cukup tinggi. Bahkan Jambi termasuk 10 besar kota penggiat game di Indonesia. "Ini harapan dari penggiat gamers Jambi lah, bagaimana bermain game online selama ini tidak boleh dipandang sebelah mata bukan hanya sekedar hobi, bisa mememasuki ranah profesional dan prestasi dibidang eSport," katanya.

 

Untuk kejuaraan sendiri diungkapkan David sudah sering digelar, namun sejauh ini belum ada yang resmi sebagai bentuk cabang olahraga.  

 

Sementara itu Ketua Koni Provinsi Jambi Indra Armandaris menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung akan terbentuknya kepengurusan Cabor eSport di Provinsi Jambi. Bahkan dikatakanya, sejak kepengurusan PB eSport terbentuk sudah ada beberapa orang yang menemuinya terkait eSport tersebut.

 

Namun hingga saat ini, Koni belum menerima surat rekomendasi secara resmi dari Pengurus Pusat eSport sebagai salah satu syarat pembentukan kepengurusan di Jambi.

 

"Tadi baru sekedar penyampaian secara lisan, berkonsultasi. Silahkan saja kawan-kawan membangun komunikasi dengan PB eSport di pusat, supaya bisa mendapat mandat. Saya berharap memang makin cepat makin baik," kata Indra.

 

Lebih Jauh Indra, menyampaikan bahwa persyaratan lain untuk membentuk kepengurusan Cabor di Provinsi harus adanya kepengurusan cabor di Kabupaten Kota. "Selain itu juga harus menyelenggarakan kejuaraan daerah minimal sekali," pungkasnya.

 

Namun lanjut Indra, meski telah terbentuk kepengurusan Cabor, tidak serta merta masuk dalam anggota KONI, namun harus diusulkan dalam rapat musyawarah Anggota KONI. (*)


Advertisement

Komentar Facebook