HOT TOPICS:
#Nasional





BI Fasilitasi Pendaftaran QRIS Bagi Pedagang Kantin UIN STS Jambi

Rabu, 11 Maret 2020 | 14:54:27 WIB


JAMBI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jambi pada Rabu, 11 Maret 2020 memberikan sosialisasi sekaligus memfasilitasi pendaftaran penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) bagi pedagang kantin di UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi. Kegiatan tersebut digelar dalam acara GenBI Goes to Campus, yang berlangsung di Gedung Prof. Dr. H.M. Chatib Quzwain – UIN STS Jambi. 
 
Acara sosialiasi QRIS itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan QRIS Nasional 2020 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 9-15 Maret 2020. 
 
Acara GenBI Goes to Campus ini diawali dengan penandatanganan kerja sama program beasiswa BI tahun 2020-2022 antara Kepala KPw BI Provinsi Jambi, Bayu Martanto dengan Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Suaidi, MA., Ph.D.
 
Acara selanjutnya diisi dengan sosialisasi QRIS serta talkshow tentang beasiswa BI dan pengenalan GenBI yang merupakan komunitas mahasiswa penerima beasiswa BI. 
 
Acara dihadiri oleh mahasiswa, pedagang kantin, dosen, dan beberapa Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), antara lain Bank Syariah Mandiri, BNI, BRI, dan Bank Mandiri. Pedagang kantin juga difasilitasi untuk mendaftar QRIS kepada PJSP. Apabila pedagang telah terdaftar QRIS (dibuktikan dengan adanya stiker QRIS dari PJSP tertentu), maka transaksi dapat dilakukan secara non tunai dengan memindai logo QRIS menggunakan gawai pintar/smartphone dan memasukkan nominal pembayaran.
 
Dikatakan oleh Kepala KPWBI Provisnsi Jambi, Bayu Martanto dalam realesenya, Penggunaan QRIS memberi kemudahan bagi mahasiswa dan pedagang kantin dalam bertransaksi secara non tunai. 
 
"QRIS merupakan standar metode pembayaran menggunakan QR Code yang diluncurkan oleh Bank Indonesia untuk memperluas akseptasi pembayaran non tunai secara lebih efisien," kata Bayu Martanto.
 
Menurut Bayu Martanto, penggunaan QRIS berlaku efektif secara nasional mulai 1 Januari 2020. Dengan QRIS, cukup memiliki 1 QR Code dapat digunakan untuk menerima pembayaran berbasis QR dari berbagai penyelenggara baik bank maupun non bank. Di berbagai tempat, QRIS telah digunakan oleh pedagang kaki lima, pasar tradisional, mall, online shop, tempat ibadah, donasi sosial, pameran, pengelola parkir sampai dengan transportasi..
 
"Dengan QRIS, satu pembayaran untuk semua, yang UNGGUL (Universal, Gampang, Untung dan Langsung), diharapkan dapat mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif, memajukan UMKM dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Maju. Salah satu keunggulan QRIS adalah adanya interkoneksi antar penyelenggara baik bank ataupun non-bank dan antar instrumen seperti uang elektronik, tabungan, kartu debit maupun kartu kredit termasuk cross border," beber Bayu Martanto. 
 
Untuk diketahui, Bank Indonesia menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional 2020 serentak di seluruh Indonesia selama 9-15 Maret 2020. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan (usage) QRIS dengan sasaran perguruan tinggi, sekolahan, pasar tradisional, pelaku UMKM, dan tempat-tempat ibadah. Rangkaian kegiatan Pekan QRIS Nasional 2020 di Provinsi Jambi meliputi peresmian penggunaan QRIS pada masjid dan BAZNAS Provinsi Jambi, sosialisasi penggunaan QRIS, dan puncak acara pada 15 Maret 2020 bertempat di area Car Free Day depan Kantor Bank Indonesia Provinsi Jambi yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Jambi. (Rie)

Advertisement

Komentar Facebook