HOT TOPICS:
#Nasional





Berbuat untuk Rakyat, SAH Serahkan SK HKTI untuk 11 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi

Sabtu, 06 Maret 2021 | 08:49:10 WIB


Tiada henti berbuat kebaikan untuk masyarakat, setelah membawa berbagai program yang menjadi mitra kerjanya di Komisi IX DPR RI, Kini Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM kembali melakukan gebrakan untuk membantu petani melalui wadah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia yang dinahkodainya sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi.

 

Salah satu gebrakan Bapak Beasiswa Jambi ini dalam memimpin HKTI adalah dengan melakukan konsolidasi kepengurusan di tingkat Provinsi hingga DPC di Kabupaten Kota, dengan jalan membagikan SK kepengurusan DPC HKTI kabupaten kota se Provinsi Jambi.

 

Kegiatan pembagian SK HKTI kabupaten kota se Provinsi Jambi ini dilakukan di Sekretariat DPD HKTI Provinsi Jambi kawasan Telanaipura Hari Jumat 26 Februari 2021 dan Sabtu 27 Februari 2021 lalu. Adapun kabupaten kota yang menerima SK kepengurusan adalah Kab. Tanjung Jabung Barat No SK : Kep-001/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Tanjung Jabung Timur No SK : Kep-002/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Muaro Jambi No SK : Kep-003/DPC/DPN HKTI/II/2021,   Kota Jambi No SK : Kep-004/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Batanghari No SK : Kep-005/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Bungo No SK : Kep-006/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Tebo No SK : Kep-007/DPC/DPN HKTI/II/2021,  Kab.Sarolangun No SK : Kep-008/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Merangin No SK : Kep-009/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kab. Kerinci No SK : Kep-010/DPC/DPN HKTI/II/2021, Kota Sungai Penuh No SK : Kep-011/DPC/DPN HKTI/II/2021.

 

Pada kesempatan itu, SAH yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini menyampaikan pentingnya HKTI bagi petani, dimana HKTI bertujuan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat insan tani, penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya, khususnya dalam pemberdayaan rukun tani di Provinsi Jambi.

 

“Melalui pemberdayaan rukun tani, komoditas usaha tani dan percepatan pembangunan pertanian serta menjadikan sektor pertanian sebagai basis pembangunan nasional," ungkapnya. 

 

Selanjutnya, Doktor Ilmu Ekonomi ini mengungkapkan HKTI didirikan pada 27 April 1973 melalui penyatuan empat belas organisasi penghasil pertanian utama.

 

“Berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktivitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan, sehingga memiliki karakter profesional dan persaudaraan," jelasnya. 

 

Ke depan, SAH mengatakan HKTI Jambi harus bisa melakukan pemberdayaan anggota melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diluncurkan Kementerian Pertanian (Kementan) yang bekerjasama dengan HKTI.

 

"HKTI Jambi harus mengadvokasi petani melalui pinjaman KUR yang diluncurkan Kementerian Pertanian (Kementan) yang bekerjasama dengan HKTI dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para kelompok petani."

 

"Harapan saya pinjaman KUR nanti jangan dibelikan motor atau untuk konsumtif apapun, jadi gunakan untuk usaha taninya hingga ke depan nya petani Jambi dapat lebih maju lagi dalam pendapatanya," imbuhnya.

 

Diakhir arahan, SAH berharap kepada anggota HKTI Kabupaten Kota yang telah dikukuhkan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksinya

 

“Saya berpesan kepada pengurus HKTI Kabupaten Kota dalam Provinsi Jambi tugas utama setelah menerima SK adalah mengsejahterahkan petani, jangan lupa bimbing petani Jambi," pungkasnya.  (*)



Advertisement

Komentar Facebook