HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid STAI Maarif Jambi

Kamis, 01 April 2021 | 06:06:32 WIB


Salah satu wujud dari upaya melengkapi infrastruktur Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Marif Jambi adalah membangun sarana ibadah masjid. 

 

Pembangunan Masjid STAI Maarif ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H.A.R Sutan Adil Hendra, MM (SAH) selaku Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Bintang Sembilan yang membina Kampus STAI Maarif, meletakkan batu pertama di Kampus II STAI Maarif Jambi di kawasan Palmerah Jambi. 

 

Acara peletakan batu pertama Masjid STAI Maarif Jambi ini dilaksanakan Sabtu tanggal 27 Maret 2021 kemarin. Dalam wawancaranya, SAH yang merupakan alumni Pondok Pesantren Purba baru Madina Tapsel itu mengatakan STAI Maarif memiliki peran strategis dalam membangun Peradaban Islam.

 

Hadir pula pada kesempatan itu Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan Bintang Sembilan Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Ketua Yayasan Pendidikan Bintang Sembilan Rahmat Nasution, Ketua STAI Maarif Amran Nasution, Lurah Eka Jaya Abdul Salim, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta pengurus Yayasan Pendidikan Bintang Sembilan dan Pengurus STAI Maarif.

 

"Alhamdulilah hari ini bisa bersama meletakkan batu pertama pembangunan masjid di Kampus II STAI Maarif Jambi, Insya Allah ini merupakan langkah awal dalam membangun peradaban Islam di tengah dunia akademis kampus," ungkap SAH ketika meletakkan batu pertama bersama tokoh dan pengurus lainnya. 

 

Dalam sambutannya, SAH mengatakan membangun masjid membutuhkan usaha dan kerjasama dari segenap masyarakat, baik itu yayasan, pengelola kampus hingga masyarakat.

 

"Saya yakin dengan kerjasama yayasan, kampus dan masyarakat Masjid STAI Maarif ini akan terbangun, tentu sebagaimana janji Allah SWT akan ada sosok yang dermawan yang terpanggil melakukan kebajikan demi Islam, ikut membiayai pembangunan masjid ini, mari bersama kita berdoa," ungkapnya. 

 

Terakhir, SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini mengharapkan agar masjid yang terletak ditengah-tengah kampus tersebut nantinya dapat dipergunakan seluas-luasnya oleh mahasiswa dan masyarakat umum di kampus ini. 

 

"Saya berharap masjid yang baru diresmikan dimanfaatkan sebagaimana Rasulullah dulu menggunakan masjid yaitu bukan hanya tempat shalat dan zikir, tetapi lebih luas dari itu untuk kegiatan-kegiatan kebajikan yang diberkahi oleh Allah SWT," tandasnya. 



Advertisement

Komentar Facebook