HOT TOPICS:
#Nasional





Refleksi Hari Kartini, SAH Apresiasi Peran Kaum Wanita di Masa Pandemi

Rabu, 21 April 2021 | 08:18:51 WIB


Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) mengatakan momentum peringatan hari Kartini di saat wabah corona atau Covid-19 yang masih melanda, telah membuat peran wanita Indonesia semakin tampak nyata.

 

"Peringatan hari Kartini tahun ini kita masih dalam suasana Pandemi, namun disaat seperti ini peran perempuan Indonesia tampak nyata, mereka bergerak di semua lini, baik pemerintahan, swasta maupun rumah tangga," jelasnya. 

 

Pernyataan ini disampaikan SAH ketika diwawancarai wartawan terkait peringatan hari lahir Raden Ajeng (RA) Kartini Rabu 21 April 2021 ini di Jambi.

 

Menurut Bapak Beasiswa Jambi ini, perempuan menjadi salah satu sosok sentral dalam menghadapi wabah Covid-19.

 

"Banyak dokter, perawat dan sebagian besar tenaga kesehatan bertugas di lini depan pencegahan ataupun penanganan Covid-19 kepada masyarakat, inilah sosok Kartini Indonesia hari ini di masa Pandemi," tegasnya. 

 

Bahkan menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini sekarang identitas gender tak bisa dijadikan patokan terkait jenis pekerjaan yang digeluti. Saat Pandemi banyak perempuan menunjukkan dedikasi yang tinggi meski ada rasa takut tertular corona.

 

Peran wanita ini belum termasuk mereka yang berjuang di keluarga masing-masing, mengambil peran di rumah tangga saat Pandemi. Para ibu rumah tangga menjadi Menteri Keuangan keluarga mereka disaat suami di PHK, pendapatan menurun, kaum wanita terpaksa mengatur ulang keuangan lantaran terjadi wabah Covid-19.

 

Sebagai Anggota DPR yang telah banyak membantu masyarakat di Jambi, SAH mengaku terinspirasi dari perjuangan Kartini. Bahkan legislator yang bergelar Doktor ini mendorong berbagai pihak khususnya pemerintah untuk memperingati Hari Kartini pada 21 April tiap tahun.

 

"Perjuangan dan pemikiran Kartini adalah sumber inspirasi bagi kita semua, yang hingga kini masih sangat relevan. Kartini tidak berjuang hanya untuk dirinya sendiri, namun beliau berjuang untuk perempuan-perempuan lain dalam memperoleh persamaan hak dan kesempatan untuk maju dan berperan positif dalam keluarga, masyarakat, negara dan dunia," tandasnya. 

 



Advertisement

Komentar Facebook