HOT TOPICS:
#Nasional





Pasca di Lokcdown, Desa Pungut Mudik Belum Tersentuh Bantuan

Rabu, 21 April 2021 | 18:44:24 WIB


Kerinci - Pasca pemberlakuan lockdown di wilayah Pungut Mudik akibat dinyatakan sebagai zona merah sejak 19 April kemarin ada banyak kejanggalan yang ditemukan.

 

Hal itu dijelaskan oleh masyarakat setempat yang merasa kecewa pada satgas covid-19 sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah kabupaten Kerinci dalam hal penanganan dan pencegahan pandemi tersebut.

 

Hal yang menjadi sorotan warga adalah pasca dinyatakan lockdown masyarakat secara keseluruhan sama sekali tidak diberi bantuan apapun, hanya 5 karung beras itupun untuk 32 orang saja yang sebelumnya telah dinyatakan positif dari hasil swab PCR satu minggu yang lalu. 

 

Lalu bagaimana mana nasib warga lainnya yang sama - sama dicegat untuk meninggalkan desa Pungut Mudik?, Tentu saja hal ini menjadi polemik ditengah masyarakat akibat tumpul nya cara berfikir tim satgas covid-19 yang di komandoi Sekda Kabupaten Kerinci.

 

"Kami di larang meninggalkan desa, padahal secuil bantuan sama sekali belum kami terima sejak dinyatakan lockdown 2 hari lalu, padahal kita semua tau kebutuhan harus di beli diluar desa kami, apalagi sangat miris melihat bayi - bayi yang hanya mengandalkan susu formula yang hanya bisa kami beli di sungai penuh, belum lagi kebutuhan pokok di tengah bulan ramadhan, pemerintah harus segera memberi solusi terkait hal ini" ungkapnya.zahrel salah seorang warga masyarakat pungut mudik oleh media ini 20/4/21.

 

Untuk diketahui dalam  UU no 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan  Kesahatan Pasal 8 UU 6/2018 menegaskan bahwa setiap orang juga mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan, dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya selama karantina.

Dan dalam Pasal 55 ayat (1) UU 6/2018 bahwa Selama dalam Karantina Wilayah, kebutuhan hidup dasar orang dan makanan hewan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

 

Tidak hanya tentang bantuan saja, upaya pencegahan pun terlihat seadanya nya saja, penyemprotan disinfektan hanya di pinggir jalan, dan sampai berita ini di publish ke publik, belum ada pernyataan dari perwakilan tim gugus tugas terkait keresahan yang di alami masyarakat Pungut Mudik. (Iwan)



Advertisement

Komentar Facebook