HOT TOPICS:
#Nasional





Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) turut berduka tenggelamnya KRI Nanggala-402

Senin, 26 April 2021 | 06:24:40 WIB


Ketua Bidang Maritim dan Agraria DPP IMM Riyan Betra Delza menilai, ke depan, TNI mestinya memaksimalkan pemulihan Alutsista dahulu. Sebagai Presiden (RI) Jokowi Widodo juga sudah harus saatnya memberi perhatian lebih terhadap anggaran perbelanjaan Alutsista angkatan perang Indonesia tersebut.

"Bisa kita lihat kejadian tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 bahwa itu memberi peringatan keras kepada rakyat Indonesia tentang kondisi keadaan Alutsista negara Indonesia sendiri," ujar Riyan, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (25/4). 

Sekretaris Bidang Maritim dan Agraria DPP IMM Baikuni Al-Shafa menambahkan, kegagalan uji coba Alutsista dalam rangka latihan tersebut, itu harus menjadi perhatian penting bagi pemerintah Indonesia tersendiri, terkhususnya Panglima TNI. Peristiwa ini menjadi contoh begitu banyaknya menelan nyawa prajurit TNI khususnya AL dan itu menunjukkan kelemahan pertahanan kedaulatan laut Indonesia tersendiri.

"Sudah saatnya Panglima beserta jajaran memberi perhatian serius atas kedaulatan laut Indonesia. 53 korban prajurit sangat disayangkan bagi Indonesia, terlebih kedaulatan laut Indonesia begitu rapuh karena Alutsista kita tidak memadai," jelas Baikuni. 

Baikuni dan Rian mendorong pemerintah Indonesia, khususnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kementerian Pertahanan Indonesia, harus mengevaluasi segala alutsista yang sudah lemah. Agar ke depannya tidak ada lagi prajurit yang gugur dalam latihan. “Kami juga mendorong peningkatan anggaran belanja Alutsista Indonesia," ujarnya.

KRI Nanggala-402 sudah dinyatakan tenggelam di perairan utara Bali. Tepatnya, di kedalaman 838 meter. Kapal selam terbelah menjadi tiga bagian.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun memastikan, bahwa seluruh awak kapal KRI Nanggala-402 yang berjumlah 53 orang itu meninggal dunia. "Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," ujar Hadi, sambil menundukkan kepala dengan sedih.

"Dengan kesedihan yang mendalam, selaku panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel yang onboard KRI Nanggala-402 telah gugur. Prajurit-prajurit terbaik Hiu kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di Perairan Utara Bali," imbuhnya.

Terbelah Jadi 3 Bagian, KRI Nanggala-402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter dan Mewakili seluruh keluarga besar TNI, dia pun menyampaikan duka yang mendalam kepada seluruh keluarga dari ABK KRI Nanggala 402.

“Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku Panglima TNI, saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan” tandasnya Hadi.



Advertisement

Komentar Facebook