HOT TOPICS:
#Nasional





Kisruh Pedagang Pasar, Camat Sabak Timur Diminta Tanggap

Sabtu, 17 April 2021 | 20:27:28 WIB


MUARASABAK, BERITAJAMBI.CO – Megahnya bangunan pasar di Kecamatan Muara Sabak Timur yang dibangunan pada tahun 2019 lalu menggunakan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang bertujuan agar masayarakat dan para pedagang menjadi lebih mudah dan teratur dalam melakukan transaksi jual beli. Siapa sangka dibalik kemegahan bangunan pasar tersebut meninggalkan keresahan para pedagang. 
 
Keresahan terjadi akibat dari amburadulnya kepengsurusan pasar Kecamatan Muara Sabak Timur tersebut mempersoalkan para pedagang pasar lama. Belum lagi banyaknya pedagang liar yang berjualan di pasar baru itu. Jika permasalahan ini tidak di tanggapi para pedagang, maka pasar tersebut akan ditinggalkan pedagang dan akan melakukan protes kepada pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Timur. 
 
Tampak masih banyak lapak yang masih kosong akibat para pedagang tidak semuanya mau berjualan di pasar yang  baru di bangun tersebut. Akibatnya membuat timbul kecemburuan antar sesama pedagang yang berjualan di pasar baru dengan para pedagang yang berjualan di pasar lama. 
 
Ma’el salah satu pedagang pasar Muara Sabak Timur ketika di wawancara mengatakan, 
 
" Banyak keluhan yang di alami para pedagang Muara Sabak Timur, diantaranya masih ada para pedagang yang berjualan di pasar lama sehingga membuat konsumen tidak sepenuhnya berbelanja di pasara baru ini. Akibatnya disini ada yang merasa di rugikan ". Ungkap Mael. 
 
" Selain itu banyak nya pedagang liar yang berjualan di area pasar yakni di depan pintu masuk pasar ". Ujar Mael lagi. 
 
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Nurma. ia meminta kepada Pemerintah Kelurahan Muara Sabak Ilir dan Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Timur agar tanggap dalam hal ini. 
 
" Kami berharap agar para pedagang yang masih berjualan di pasar lama dapat di pindahkan ke pasar baru sesuai kesepakatan kemarin yang telah di buat ". Kata Nurma. 
 
" Jika Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Timur tidak tanggap juga dalam hal ini, maka kami para pedagang akan melakukan protes ke Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur ". Tegas Nurma. 
 
Dalam hal ini pada intinya, pedagang berharap juga adanya ketegasan kepada Camat Muara Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur agar berperan andil untuk menertibkan para pedagang lain supaya mereka pindah dari pasar yang biasanya ke pasar induk Muara Sabak Timur. Tujuannya agar lebih tertata dan teratur. Sehingga transaksi jual beli dilakukan disatu titik, yaitu pasar yang telah dibangun tersebut. 
 
Menanggapi hal tersebut, Rahman selaku Lurah Muara Sabak Ilir saat di temui di ruang kerjanya mengatakan, 
 
" Polemik para pedagang yang terjadi saat ini akibat adanya pedagang liar yang berjualan di sekitar pasar, dan tidak semuanya para pedagang yang pindah dari pasar lama ke kepasar baru. Namun kami dari pihak Kelurahan Muara Sabak Ilir dalam waktu dekat akan menghimbau secara berkala. Jika tidak di diikuti oleh pedagang, maka kami dari pihak Kelurahan akan meminta bantuan kepada POL PP Kabupaten untuk melakukan penindakkan secara tegas dengan esekusi ". Tegas Rahman. 
 
( 0K1 )


Advertisement

Komentar Facebook