HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Sosialisasikan UU Cipta Kerja, untuk Izin Usaha Dipermudah, Investasi Membaik dan Lapangan Kerja

Rabu, 28 April 2021 | 06:21:10 WIB


Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R Sutan Adil Hendra, MM meyakini Undang-Undang Cipta Kerja menjadi solusi bagi negara menghadapi kondisi perekonomian domestik dan global yang penuh ketidakpastian.

 

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu UU Cipta Kerja bertujuan untuk mempermudah izin usaha agar investasi membaik dan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin.

 

"Kita meyakini UU Cipta kerja ini menjadi solusi bagi perekonomian Indonesia untuk berkembang, dengan jalan mempermudah izin usaha, meningkatkan arus investasi dan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat," ungkapnya ketika melakukan sosialisasi UU Cipta Kerja di Jambi (27/4) bersama unsur masyarakat dan serikat buruh mandiri. 

 

Menurut legislator yang dikenal luas dengan program beasiswanya ini, meski undang-undang Cipta Kerja menuai pro dan kontra di masyarakat, namun kehadirannya dapat menumbuhkan iklim investasi yang baik dan perluasan lapangan kerja. Mengingat, saat ini negara menghadapi tingginya angka pengangguran akibat pandemi Covid-19.

 

“Kita tahu sebelum Undang- Undang Cipta Kerja disahkan, ekonomi kita terkontraksi cukup dalam bahkan sudah masuk jurang resesi. Undang-undang ini hadir sebagai ikhtiar pemerintah untuk menahan laju kontraksi ekonomi dan upaya menciptakan lapangan kerja," ungkap Doktor Ilmu Ekonomi tersebut. 

 

Dalam hal ini SAH menjelaskan, pandemi Covid-19 ini berefek besar, tidak hanya pada sektor kesehatan tapi juga terhadap roda perekonomian. Jika tidak ada upaya serius menanggulangi ekonomi yang terus melemah ini, maka kita akan masuk jebakan pendapatan menengah atau middle income trap.

 

Selanjutnya Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi ini menambahkan, dengan adanya UU Cipta Kerja, Indonesia makin siap bersaing dengan negara lain. Beleid ini sangat ramah investasi dan membuat izin usaha semakin mudah.

 

Selama ini, menurutnya, banyak keluhan soal perizinan yang cukup rumit untuk usaha di Indonesia. UU Cipta Kerja ini nantinya menyelesaikan masalah tersebut, yaitu memudahkan investor mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

 

Sehingga SAH menambahkan, perkembangan ekonomi nasional diharapkan bisa semakin pesat. Sehingga Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dari negara lain. “Kita (Indonesia) ini perizinannya sangat memprihatinkan. Padahal perizinan di luar negeri sangat mudah."

 

Berdasarkan pemikiran ini SAH menegaskan, pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan Undang- Undang Cipta Kerja yang disahkan di DPR bersama pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Undang-undang yang baik adalah undang-undang yang mampu menjawab kebutuhan dan situasi yang sekarang terjadi dan tujuannya untuk kesejahteraan rakyat," jelasnya

 

Karena pada prinsipnya UU Cipta Kerja ini berkeinginan agar rakyat menikmati pemerataan pembangunan dengan terwujudnya pertumbuhan ekonomi tinggi. Dengan kenaikan 1 persen pertumbuhan ekonomi maka dapat menciptakan lapangan kerja sebesar 400.000, untuk menyerap tenaga kerja baru di luar bertambahnya pengangguran akibat pandemi Covid-19 ini, pungkasnya.



Advertisement

Komentar Facebook