HOT TOPICS:
#Nasional





Antisipasi Kasus Covid-19 di India, SAH Minta Masyarakat Jaga Imunitas Tubuh Meski Sudah di Vaksin

Rabu, 05 Mei 2021 | 05:09:38 WIB


Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) mengingatkan masyarakat untuk belajar dari kasus ledakan Covid 19 di India agar jangan sampai terjadi di Indonesia.

 

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu pada awalnya India negara yang sukses melakukan vaksinasi bagi masyarakatnya, sehingga penyebaran disana menurun. Namun ketika masyarakat abai akan protokol kesehatan tsunami Covid 19 kembali melanda dengan dahsyat.

 

"Kita harus belajar kasus di India, pada awalnya program vaksinasi mereka berjalan dengan baik, namun ketika abai akan protokol kesehatan, bencana Covid-19 kembali datang, untuk itu penting untuk menjaga imun meski sudah di vaksin," ungkap Bapak Beasiswa Jambi tersebut (4/5) kemarin. 

 

Apalagi menurut SAH pasca program vaksinasi di Indonesia, penyebaran Covid-19 masih belum turun signifikan. "Masalah Covid-19 di Indonesia masih belum dapat diatasi sesuai harapan, sehingga masyarakat harus lebih berhati - hati," imbuhnya.

 

Dalam catatan dirinya selaku Anggota DPR komisi IX kasus harian tetap ada. Bahkan, sudah mulai 6 ribuan lagi per harinya. Sehingga SAH menilai hal ini masih mengkhawatirkan. Kasus Covid-19 di Indonesia sudah di atas 1,6 juta, dengan kematian lebih dari 44 ribu. Saat ini, Indonesia di peringkat ke-18 di dunia, dari sisi jumlah kasus Covid-19. Indonesia masih perlu waspada, karena baru melakukan vaksinasi sekitar 2 persen dari target jumlah orang yang divaksin.

 

"Harus diingatkan menjalankan 5M dan juga menjaga imunitas tubuh adalah sesuatu yang penting, agar pencegahan bisa benar-benar dilaksanakan. Kita sudah sangat menderita, karena pandemi tidak kunjung selesai,” ujar Doktor Ilmu Ekonomi tersebut.

 

Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Selain memperluas cakupan vaksinasi, kampanye protokol kesehatan 5M, larangan mudik, sampai menutup Visa India.

 

Oleh karena itu, SAH mengatakan sebenarnya Indonesia bisa belajar dari India, yang baru-baru ini mengalami Tsunami Covid-19, hingga jumlah kasus yang terinfeksi mencapai 200 ribu per harinya. Bahkan, angka kematian akibat Covid-19 juga meningkat. “Ini terjadi karena masyarakat abai dengan protokol kesehatan dan karena mereka merasa sudah divaksin. Belajar dari India, maka vaksin bukan segala-galanya. Kalau sudah divaksin, jangan eforia dan abai dengan protokol kesehatan," tandasnya.  (***)



Advertisement

Komentar Facebook