HOT TOPICS:
#Nasional





Walikota Fasha Sarankan Sholat Idul Fitri di Tempat Terbuka

Jumat, 07 Mei 2021 | 20:20:47 WIB


JAMBI - Shalat Idul Fitri di Kota Jambi diperbolehkan untuk dilaksanakan baik ditempat terbuka maupun di masjid. Hanya saja dalam pelaksanaannya harus tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Walikota Jambi, Syarif Fasha usai memimpin rapat dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

 

Rapat yang juga sekaligus membahas terkait tempat-tempat usaha ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Jambi pada Jumat sore (7/5/2021). Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Walikota Jambi, Maulana, Unsur Forkompinda Kota Jambi, Kemenag, MUI, Kepala OPD Lingkup Pemkot Jambi, Para Camat dan tamu undangan lainnya.

 

"Berdasarkan dari Fatwa MUI maupun Kemenag, Sholat Idul  Fitri diperbolehkan di masjid maupun dilapangan. Namun disarankan dilaksanakan dilapangan terbuka, karena sholat dilapangan di pagi hari itu ada sinar matahari yang sangat baik untuk tubuh kita," kata Walikota Fasha.

 

Lanjut Fasha, apa bila sholat Idul Fitri dilaksanakan di dalam masjid, jemaah diwajibkan membawa sajadah masing-masing. Fasha juga menyarankan agar masjid-masjid tidak menggunakan sajadah ataupun karpet masjid. 

 

"Kemudian juga masjid harus dilengkapi sabun cuci tangan di tempat wudhu, kemudian petugas masjid harus melihat apabila ada jemaah yang sudah batuk-batuk, demam dan lain sebagainya untuk tidak diperbolehkan sholat di masjid (pulang). Dan masjid harus mengatur jarak minimal 1 meter, itu keputusan dan agar dilaksanakan," ungkap Walikota Fasha.

 

Sementara itu terkait soal tempat usaha untuk masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro maupun menyambut hari raya idul Fitri dan pasca hari raya, Fasha menerangkan bahwa mall maupun pusat perbelanjaan hanya diperbolehkan beroperasi batas jam 9. Sedangkan untuk kuliner malam seperti pedagang pecel lele, sate, nsi goreng dan lain sebagainya sampai jam 11 malam. 

 

"Kemudian Cafe-cafe, restoran yang menyiapkan makanan sampai jam 11 malam. Tetapi restoran yang menyiapkan makanan sahur boleh buka, tetapi dengan catatan hanya menerima tamu/pengunjung yang makan ditempat hanya batas jam 11, lewat dari jam tidak boleh lagi harus dibungkus," tegas Walikota Fasha. (rie)

 

 

 



Advertisement

Komentar Facebook