HOT TOPICS:
#Nasional





Berikan Edukasi Kepada Pemilih, KOPIPEDE Jambi Gelar Dialog Public Nasional

Kamis, 27 Mei 2021 | 07:22:50 WIB


POLDAJAMBI, BERITAJAMBI.CO- Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang ( PSU ) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Komunitas Pemilu dan Demokrasi (KOPIPEDE) Provinsi Jambi menyelenggarakan dialog public nasional. 

 

Dialog yang digelar di salah satu rumah makan seputaran Sipin Kota Jambi ini, dalam rangka melakukan pendidikan dan edukasi pemilih bagi masyarakat Provinsi Jambi yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tanggal 27 Mei 2021 di 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS), 5 kabupaten, se Provinsi Jambi. 

 

Tidak tanggung-tanggung, kegiatan ini mendatangkan para pembicara tingkat nasional diantaranya langsung hadir Ilham Saputra Ketua KPU RI, Mohammad Afifuddin selaku Devisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI, Alfitra Salam selaku DKKP RI,  Bahren Nurdin Sekjen Komunitas Peduli Pemilu dan Dekorasi (KPPD) RI, sementara dari Polda Jambi diwakili Kasubdit Politik Ditintelkam AKBP. Bagus Santoso, S. IK. 

 

Acara ini selain dilaksanakan serada langsung ( luring ), juga disiarkan secara langsung melalui dalam jaringan ( daring ) via media social Kopipede Provinsi Jambi. 

 

Selain itu juga, dialog ini menghadirkan tiga perwakilan tim sukses dari tiap Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi yang bertarung yaitu, dari Paslon Tim 01 dihadiri Soni Zainul. Untuk tim 02 diwakili oleh Saiful Roswandi, dan terakhir dari tim 03 dihadiri oleh Ansori Hasan. 

 

Acara diawali dengan sambutan Ketua KOPIPEDE Provinsi Jambi, Mochammad Farisi dengan memperkenalkan kiprah Kopipede salama ini. Dimana Kopipede sangat konsern terhadap pendidikan politik khususnya kepemiluan dan demokrasi 

 

“ Kami telah menyelenggarakan ratusan kegiatan seperti ini sejak tahun 2016. Kami ingin masyarakat Jambi melek politik dan cerdas dalam menentukan sikap politiknya ". Ujar Mochammad Farisi. 

 

Sementara itu, Sekjen KPPD-RI Alfitra Salam juga menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu ingin mengajak masyarakat memberikan partisipasi sehingga tercapai tujuan pemilu itu sendiri. 

 

" Substansi pemilu atau pilkada itu adalah terpilihnya pemimpin yang berkualitas dan lejitimit sehingga tercapai kesejahteraan rakyat”. Terang Alfitra Salam. 

 

" Jadi, pemungutan suara itu hanya cara dan media. Tapi substansinya adalah kesejahteraan rakyat.

“Maka dari itu, kita ingin seluruh rakyat Jambi meyakinkan diri bahwa siapa pun yang terpilih, dialah guburnur rakyat jambi. Bukan gubernur sekelompok orang atau timses”. Jelas Alfitra Salam. 

 

Kesempatan dialog dan diskusi diberikan juga kepada para timses untuk mengkritisi jalannya pilkada sampai terjadinya PSU serta komitmen mereka untuk siap menang dan siap kalah. Hal ini ditanggapi positif oleh para penyelenggara di tingkat pusat. Semua bersefaham bahwa apa yang terjadi adalah bagian dari dinamika politik dengan tetap menjaga kondusifitas masyarakat di Provinsi Jambi. 

 

Dalam kesempatan ini juga, Ilham Saputra Ketua KPU RI yang baru saja menggantikan Arief Budiman menegaskan, bahwa KPU telah bekerja sesuai aturan yang berlaku dan siap untuk dikritisi. 

 

“ KPU transparan dan siap dikiritisi ". Tegas Ilham Saputra. 

 

Sementara itu tidak ketinggalan Afifuddin selaku Devisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI menyatakan bahwa, PSU adalah salah satu bentuk koreksi terhadap penyelenggaraan pilkada di negeri ini. 

 

" PSU sebagai koreksi bagi kita semua. Kita yakin, besok PSU akan berjalan dengan baik”. Kata Alfitra Salam. 

 

Alfitra Salam juga mengkritisi regulasi penyelenggaraan pemilu yang beelangsung selama ini. 

 

“ Regulasi kita masih terlalu teknis. Belum Nampak ada visi besar dari regulasi kita ”. Ungkap Alfitra Salam. 

 

Dia juga menambahkan bahwa jika tidak cepat diatasi, maka akan khawatir persoalan - persoalan yang muncul akan terus terulang. 

 

" Dan niscaya setiap pemilu kita hanya mengumpulkan kesalahan-kesalahan yang ada. 

 

Dari pihak Polda Jambi, Kasubdit Politik Ditintelkam Polda Jambi AKBP. Bagus Santoso, S. IK menyampaikan dalam pengamanan untuk penyelenggaraan PSU, Polda Jambi telah menyiagakan 1360 personil untuk menjamin terjaganya keamaan di 88 TPS yang akan PSU. 

 

" Kita sudah siagakan delapan orang personil polisi untuk tiap 1 TPS. Dari indeks kerawanan yang telah dipetakan oleh Polda Jambi, Kabupaten Muara Jambi menjadi salah satu daerah yang rawan. Potensi kecurangan yang akan terjadi adalah money politic dan intimidasi kepada penyelenggara. Insya Allaah, besok PSU aman. Masyarakat jangan takut untuk memberikan suara mereka ". Tegas AKBP. Bagus Santoso, S. IK. 

 

( 0K1 )



Advertisement

Komentar Facebook