HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Minta BLK Menjawab Digitalisasi Dunia Kerja

Senin, 07 Juni 2021 | 08:18:59 WIB


Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) meminta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2022 dapat memberi penguatan pada kebutuhan dunia industri atau dunia kerja yang makin terdigitalisasi.

 

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut ketika mengikuti Rapat Kerja (Raker) membahas masalah Realisasi Kerja Anggaran (RKA) 2021 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 Kementerian Ketenagakerjaan (2/6) secara virtual di Jambi kemarin.

 

"Saya melihat dukungan untuk penguatan kebutuhan dunia kerja yang makin terdigitalisasi harus dijawab dalam RKP Kemenaker 2022, sehingga harus ada inovasi program yang mendukung hal tersebut," ungkap Bapak Beasiswa Jambi ini dihadapan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. 

 

Dalam hal ini, SAH menekankan, sekarang ini, dalam mencari calon karyawan, perusahaan atau instansi  menerapkan model perekrutan berbasis kompetensi. Sehingga, lulusan perguruan tinggi tidak dilihat dari ijazahnya saja, tetapi kemampuannya, dalam upaya meningkatkan skill inilah Kemenaker bisa memberi penguatan mempersiapkan angkatan kerja yang bisa bersaing di era digitalisasi.

 

Karena menurut Doktor Ekonomi ini, dunia kerja saat ini dikenal istilah TASK yaitu talent, attitude, skill, dan knowledge. Keempat aspek tersebut mutlak harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi. Namun dari keempat tersebut yang paling utama adalah attitude. 

 

Akibatnya, menurut SAH angkatan kerja yang berasal dari lulusan perguruan tinggi idealnya mempunyai sertifikasi pada suatu bidang keahlian tertentu akan mempunyai nilai yang lebih tinggi. Misalnya, lulusan yang mempunyai sertifikasi internasional akan lebih dicari perusahaan. ”Persaingan dalam dunia kerja yang semakin ketat, harus dibarengi dengan kompetensi baik, ini harus difasilitasi juga dalam RKP Kemenaker 2022," tandasnya. (***)



Advertisement

Komentar Facebook