HOT TOPICS:
#Nasional





Pekerja Tewas Diterkam Harimau, BKSDA Bakal Panggil Pemilik Kebun

Kamis, 01 Juli 2021 | 10:29:25 WIB


Foto: Penemuan mayat diduga diterkam harimau di Riau (dok. Istimewa)
Foto: Penemuan mayat diduga diterkam harimau di Riau (dok. Istimewa)

Dumai - Warga Dumai di Riau bernama Samino (53), tewas diterkam harimau saat pergi bekerja ke kebun sawit. Balai BKSDA dipastikan bakal memanggil pemilik kebun atas insiden tersebut.

Kepala Balai BKSDA Riau, Suharyono saat dikonfirmasi membenarkan lahan konflik itu terjadi di habitat harimau. Bahkan data BKSDA mencatat itu sebagai daerah yang jadi landscape prioritas adalah habitat harimau Sumatera.

"Tempatnya itu berada di habitat landscape prioritas. Itu dari dulu kawasan hutan yang memang rumah harimau," kata Suharyono, Kamis (1/7/2021).

Terkait insiden itu, Suharyono memastikan bakal memanggil pemilik lahan dan semua pihak terkait. Terutama pihak PT Suntara Gajapati sebagai suplier kayu PT APP Sinar Mas Group.

"Lokasi ditemukan jenazah masuk dalam kawasan hutan produksi yang dibebani izin konsesi HTI PT Suntara Gajapati sebagai suplier kayu APP Sinar Mas Group. Lokasi itu merupakan lokasi yang sudah diakses secara illegal oleh masyarakat untuk kebun kelapa sawit," katanya.

"Besok kami panggil pemegang HPH untuk sama-sama mencari solusi. Perlu dipahami itu adalah landscape prioritas, dari kondisi korban kami berasumsi kalau itu diterkam harimau," katanya.

Tidak hanya itu saja, di lokasi petugas juga menemukan banyak jejak harimau. Mulai dari jejak berukuran besar dan kecil identik jejak harimau Sumatera. Terakhir, Suharyono memastikan petugas sudah memasang kamera trap di lokasi konflik.

Diketahui Samino pergi dari rumah di Batu Teritip, Sungai Sembilan, Dumai pada 25 Juni lalu. Ia pergi bersama rekannya untuk bekerja menyemprot di kebun yang sudah semak belukar.

Setelah 2 hari pergi, keluarga tidak pernah mendapat kabar dari korban. Keluarga pun curiga dan melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan tewas di lokasi pada 28 Juni dengan kondisi mengenaskan. (Sumber Berita: Detik.com)



Advertisement

Komentar Facebook