HOT TOPICS:
#Nasional





Pusat Kajian Sains, Layanan Produk Halal UIN STS Jambi Gelar Workshop Percepatan Pendirian LPH

Senin, 05 Juli 2021 | 14:14:42 WIB


JAMBI - Pusat Kajian Sains, Layanan Produk Halal dan Sertifikasi Haji serta Umroh Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi melaksanakan "Workshop Percepatan Pendirian Lembaga Pemeriksaan Halal (LPH)", Senin (5/7/2021). 

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Prof.Dr. H. Suaidi, MA, Ph.D,. Adapun Narasumber yang dihadirkan ialah Kepala Unit Halal SUCOFINDO, Drs. Adisam ZH, M.Si., M.B.A

 

Workshop tersebut turut dihadiri oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof.Dr. H. Suaidi, MA, Ph.D, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Rofiqoh Ferawati, S.E., M.E.I, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Asad Isma, M.Pd, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Bahrul Ulum, M.Ag, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian, Dr. Hj. Sri Ilham Lubis, LC, M.Pd, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. A. Munir, Ma, dan Pusat Kajian Sains, Layanan Produk Halal dan Sertifikasi Haji Serta Umrah, Drs. H. Tarmizi, M.H.I, serta para peserta Workshop.

 

Seperti diketahui, Workshop ini diadakan sebagai upaya atau langkah awal dari tim pendiri LPH UIN STS Jambi dalam pendirian LPH, dan sekaligus juga tindak lanjut dari visitasi calon LPH oleh BPJPH, serta untuk melengkapi dokumen dokumen mutu oleh UIN STS Jambi. 

 

Dalam sambutannya, Rektor UIN STS Jambi, Prof.Dr. H. Suaidi, MA, pH.D menyampaikan bahwa, UIN STS Jambi sangat siap untuk pendirian LPH, karena menurutnya pada saat ini bukan lagi membicarakan syariah saja namun UIN juga ingin berkecimpung dalam segi aspek kehidupan lainnya.

 

"LPH ini menjadi salah satu upaya untuk menyamakan paradigma UIN di mata masyarakat bahwa transformasi sosial selalu terjadi. apa-apa yang menjadi cara hidup manusia dengan baik dan benar, itu sejatinya adalah implementasi dari Alquran dan hadis," kata Suaidi.

 

Lanjut Suaidi, output dari workshop tersebut ialah untuk mendapatkan dokumen-dokumen mutu yang akan digunakan untuk pengajuan LPH nantinya. 

"Outcame  ya adalah berdirinya LPH di UIN STS Jambi, kemudian meningkatkannya kesadaran akan penggunaan produk dan jasa halal khususnya di provinsi Jambi ini sendiri," bebernya.

 

Tak hanya itu saja, Suadi juga menerangkan bahwa LPH ini didasari oleh berbagai landasan hukum, pertama undang-undang Nomor 33 tahun 2014, Undang-undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2001.

 

"Itu adalah dasar hukum yang menyatakan bahwa setiap masyarakat atau pemerintah itu boleh mendirikan lembaga pemeriksa halal yang fungsinya sebagai perpanjangan tangan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ( BPJPH) dalam memberikan sertifikasi halal," pungkasnya. (Rie)



Advertisement

Komentar Facebook