HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Dorong Pemerintah Perbanyak Hafiz Al-Quran

Jumat, 09 Juli 2021 | 07:48:01 WIB


JAMBI - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) mendorong pemerintah pusat dan daerah memperbanyak hafiz atau penghafal Al Quran untuk memperkokoh karakter anak yang agamis dan berakhlak mulia sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.

 

"Saya mendorong pemerintah untuk mendukung upaya memperbanyak para penghafal Al-Quran," ungkap tokoh yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi tersebut di Jambi (8/7) kemarin.

 

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah pusat maupun daerah didorong untuk terus memfasilitasi para santri yang sedang menimba ilmu di pondok pesantren atau mendukung tumbuh kembang rumah tahfiz quran.

 

Bahkan dalam pandangan alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Madina tersebut, generasi muda Islam menghadapi tantangan di era globalisasi, sehingga perlu sebuah regulasi yang mapan untuk menaungi mereka agar memberi kemudahan dalam proses belajar mengajar.

 

"Sudah selayaknya pesantren atau rumah Tahfiz Quran diberikan perhatian lebih oleh pemerintah karena sudah banyak memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," imbuhnya.

 

Regulasi yang dimaksud orang nomor satu di Gerindra Provinsi Jambi ini adalah segera disahkannya undang-undang tentang Pondok Pesantren. Selain itu, perlu adanya alokasi yang memadai bagi pondok pesantren dan termaktub dalam APBN.

 

Nantinya program-program pemerintah yang bersinergi pada pembangunan pesantren perlu diperbanyak dan diperluas jangkauannya secara merata di seluruh Indonesia.

 

Sebagai contoh pengelolaan pertanian, perikanan pesantren, perbengkelan, konveksi dan lain sebagainya untuk meningkatkan keterampilan santri.

 

"Perlu kita mengingat kembali, bahwa pondok pesantren dan para santrinya telah ada sebelum NKRI merdeka," imbuhnya.

 

Terakhir SAH menambahkan peran pondok pesantren dan para santri cukup strategis dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. Untuk itu, pemerintah perlu memberi perhatian lebih agar melahirkan para penghafal Al Quran yang berkarakter, untuk menyonsong kejayaan Indonesia, pungkasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook