HOT TOPICS:
#Nasional





SAH Sukses Perjuangkan Pembebasan Biaya Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Kamis, 22 Juli 2021 | 08:48:24 WIB


JAMBI - Kiprah Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) terhadap nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) sungguh luar biasa. Salah satunya pria yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini berhasil memperjuangkan pembebasan biaya penempatan pekerja migran ke luar negeri.

 

Di mana selama ini biaya penempatan ke luar negeri dirasakan menjadi komponen biaya yang cukup memberatkan bagi pekerja yang akan bekerja ke luar negeri.

 

"Alhamdulilah sekarang pekerja migran kita yang akan bekerja keluar negeri tidak lagi dikenakan biaya penempatan, ini tentu sangat meringankan bagi tenaga kerja migran kita," ungkapnya di Jambi (21/7) kemarin.

 

Ketika dikonfirmasi, SAH menjelaskan bahwa pembebasan biaya penempatan untuk Pekerja Migran merupakan mandat dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. 

 

“Pembebasan biaya penempatan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah perintah Undang-Undang, dan sudah tegas bahwa PMI tidak dibiayai biaya penempatan,” jelasnya.

 

Sebagaimana dimandatkan dalam UU No. 18/2017, terutama Pasal 30, BP2MI telah menerbitkan Peraturan BP2MI yang progresif dan revolusioner melalui pembebasan biaya penempatan melalui Peraturan BP2MI No. 09/2020 tentang Pembebasan Biaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia. 

 

Dalam Perka tersebut, bahwa PMI tidak dapat dibebani biaya penempatan berupa tiket keberangkatan, tiket pulang, visa kerja, legalisasi perjanjian kerja, pelatihan kerja, sertifikat kompetensi kerja, jasa perusahaan, penggantian paspor, surat keterangan catatan kepolisian,  jaminan sosial PMI, pemeriksaan kesehatan dan psikologi di dalam negeri.

 

“PMI juga tidak dikenakan biaya untuk pemeriksaan kesehatan tambahan jika negara tertentu mempersyaratkan, transportasi lokal dari dari daerah asal ke tempat keberangkatan di Indonesia dan akomodasi,” jelasnya.

 

Peraturan BP2MI tentang Pembebasan Biaya Penempatan PMI tersebut akan membebaskan biaya penempatan pada 10 jenis jabatan yang terkategorikan sebagai jabatan informal dan jabatan rentan yang kesepuluh jabatan tersebut  antara lain Pengurus rumah tangga, Pengasuh bayi, Pengasuh lanjut usia (lansia), Juru Masak, Supir Keluarga, Perawat Taman, Pengasuh Anak, Petugas Kebersihan, Petugas ladang/perkebunan, Awak Kapal Perikanan Migran.

 

“Sekarang baru 10 sektor yang dibebaskan biaya penempatan untuk PMI. Karena 10 sektor ini merupakan  sektor yang sangatlah rentan. Kita ingin mensejahterakan dan memerdekakan PMI tanpa beban biaya biaya penempatan, ini adalah pembelaan kami untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI),” pungkasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook