HOT TOPICS:
#Nasional





Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Kerinci Paling Diminati

Rabu, 28 Juli 2021 | 19:24:43 WIB


SUNGAIPENUH-Program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Kerinci menjadi program studi yang paling banyak diminati oleh calon mahasiswa baru. 

 

Baru - baru ini, program studi tersebut juga meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). 

 

Ka Prodi Dr. Nuzmi Sasferi, M.Pd. kepada media ini mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kualitas prodi. 

 

"Penilaian standar sembilan dilihat dari kinerja yang berbasis online, seperti karya tulis yang dimuat di jurnal internasional maupun lokal, lalu semua kinerja tercatat dalam aplikasi online yang dimiliki kampus, sehingga tidak bisa dimanipulasi datanya, dan alhamdulillah kita bisa mendapat akreditasi B," ungkapnya. 

 

Saat ini, pihaknya terus mendorong mahasiswa dan dosen membuat artikel dan tulisan yang berkualitas sehingga bisa masuk jurnal terakreditasi. 

 

"Kita terus meningkatkan kualitas output," tegasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Prodi PAI IAIN Kerinci, Ali M Zebua MPd.I, pihaknya berhasil mempertahankan akreditasi B dengan sembilan standar baru yang ditetapkan BAN PT. 

 

"Sekarang akreditasi menggunakan standar sembilan, dan kita berhasil mempertahan kan akreditasi B," ungkapnya. 

 

PAI saat ini, terus melakukan terobosan di bidang pelayanan akademik dan peningkatan kualitas mahasiswa. 

 

"Beberapa layanan administrasi dilakukan  secara online, melalui website maupun aplikasi yang disiapkan kampus. Dan saat ini para dosen pengajar sudah banyak yang berstatus doktor," ungkap dosen yang dikenal dekat dengan mahasiswa ini. 

 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, adanya perbaikan kualitas pembelajaran diharap dapat meningkatkan kualitas lulusan. 

 

"Saat ini kita menjadi prodi yang paling diminati oleh calon mahasiswa, sehingga kita terus berupaya agar lulusan PAI dapat bersaing di dunia kerja dan bermanfaat di tengah masyarakat," pungkasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook