HOT TOPICS:
#Nasional





Rektor IAIN Kerinci Akan Bicara Pendidikan Islam di International Conference

Rabu, 28 Juli 2021 | 20:29:09 WIB


SUNGAIPENUH-Rektor IAIN Kerinci Dr Asaari MAg, akan berbicara tentang isu-isu kekinian dalam perkembangan pendidikan Islam dalam internasional conference yang digelar oleh tiga universitas internasional, yakni Kolej university Pahang Sulthan Ahmad Shah, Intitut Agama Islam Negeri IAIN Kerinci, dan Prince of Islamic Songkla University Pattani - Thailan, pada 29 Juli 2021 secara online. 

 

"Seminar ini merupakan seminar internasional yang akan membahas berbagai isu penting pendidikan tinggi Islam (emerging issues in Islamic Studies)," ungkap Rektor kepada media ini. 

 

Secara khusus, ia akan berbicara terkait pengembangan penelitian para akademisi kampus - kampus Islam. 

 

"Saya sendiri akan bicara tentang Islam di Kerinci dan peluang pengembangan penelitian dalam  berbagai aspek, baik studi tokoh, kesejarahan, filologi /manuskrip keislaman, budaya, seni, bahkan antropologi, termasuk pengembangan ekonomi dan bisnis Islam," terangnya lagi. 

 

Ia berharap, dapat memperkenalkan budaya dan kekayaan keilmuan tokoh tokoh Kerinci serta pengaruhnya terhadap perkembangan Islam. 

 

"Kerinci kaya dengan tokoh-tokoh ulama yang masih jarang dikaji atau diteliti. Diantara mereka banyak yang menimba ilmu di Makkah alMukarramah; jadi sanad keilmuan mereka jelas tersambung ke jalur ulama-ulama Salaf , tabiuttabiin, para Tabiin, yang belajar dari para Sahabat, dan dari Rasulullah SAW, seperti Syeikh Kyai Haji Muchtar Ambai, Syeikh Sekin Tanah Kampung  dan lainnya. Kemudian mereka pulang,  ada yang langsung ke kampung halaman, ada yang mengajar atau berdawah di Malaysia. Ini yang harus disampaikan kepada masyarakat internasional," terangnya. 

 

Lebih jauh, Rektor menyatakan, IAIN Kerinci siap menjadi fasilitator para peneliti internasional untuk meneliti budaya dan perkembangan Islam di Kerinci. 

 

"Semoga bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak," tutupnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook