HOT TOPICS:
#Nasional





Insentif Nakes Belum Dibayar, Merangin Mendapat Sanksi Dari Pemerintah Pusat

Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:57:25 WIB


Ilustrator: Mindra Purnomo (detik.com)
Ilustrator: Mindra Purnomo (detik.com)

BERITAJAMBI.CO, MERANGIN - Insentif Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) Kabupaten Merangin belum dibayar, Pemerintah Pusat berikan sanksi (Punishment) kepada Pemerintah Kabupaten Merangin.

 

Adapun sanksi yang diberikan yaitu, Enggannya Kementrian Keuangan Republik Indonesia menstransfer Dana Alokasi Umum (DAU), yang mengakibatkan kosongnya Kas Daerah Kabupaten Merangin beberapa bulan terakhir.

 

Plt Bupati Merangin H Mashuri, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, membenarkan jika Kabupaten Merangin disanksi oleh Pemerintah pusat, dengan keterlambatan tranfer DAU Merangin.

 

"Betul, Pemerintah Kabupaten Merangin mendapatkan Punishment dari Pemerintah Pusat. Karena, Belum menyelesaikan pembayaran Insentif Nakes,"ungkap Mashuri belum lama ini.

 

Menurut Mashuri, Belum dibayarnya insentif Nakes, disebabkan sulitnya pemerintah Kabupaten Merangin, Dalam hal penginputan nomor rekening Nakes se Kabupaten Merangin.

 

"Saat ini sudah kita bayarkan 1,8 Miliar. Dalam beberapa hari kedepan saya pastikan selesai semua, dan saya pastikan. Insyaallah minggu ini segera ditransfer oleh Pemerintah Pusat,"ungkap Mashuri.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin Abdaei, Saat dikonfirmasi awak media terkait belum dibayarkan Insentif nakes Kabupaten Merangin juga membenarkan hal tersebut.

 

"Kendala kita itu lamanya menginput rekening Nakes Kita ( Merangin, red) Jumlah Desanya banyak. Nakesnya juga banyak, jadi ini yang membuat kita kesulitan mengingput rekening Nakes itu,"Ujar Abdaei. (rbu)



Advertisement

Komentar Facebook