HOT TOPICS:
#Nasional





SAH, Tentang Makna Kata Garuda: Gali Dalam Dada untuk Bangun Jiwa dan Badan Indonesia

Rabu, 18 Agustus 2021 | 06:44:37 WIB


JAMBI - Terdapat adagium yang cukup menarik yang disampaikan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi dalam peringatan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 76 tahun ini.

 

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI ini kata Garuda bisa diartikan sebagai adagium "Gali Ruh Dalam Dada". Hal ini menurut Bapak Beasiswa Jambi ini tertulis dalam lagu Indonesia Raya yaitu membangun jiwanya kemudian membangun badan atau raganya. Makna tersebut memberikan pelajaran bagi kita semua bahwasanya yang dibangun terlebih dahulu dan utama adalah jiwa, jiwa Bangsa Indonesia yang letaknya ada dalam diri kita.

 

"Kata Garuda, bisa kita akronimkan sebagai Gali Ruh Dalam Dada, untuk kesadaran, Bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya. Sepenggal lagu Indonesia Raya yang di dalamnya menyerukan untuk membangun jiwa dan badan," ungkapnya.

 

Menginjak usianya yang sudah 76 ini, Indonesia tetap tegap gagah mewujudkan tujuannya, sebagaimana yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Tujuan yang mencakup tiga hal, yaitu:

 

Melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa;

Ikut melaksankan ketertiban dunia.

 

Kontribusi yang dapat kita perbuat dalam ikut serta mempertahankan kemerdekan Indonesia, dengan diri kita sendiri untuk membangun jiwa dan ikut kesertaan kita membangun raga Indonesia.

 

Karena menurut SAH, Indonesia dengan kemajuan pembangunannya yang digaungkan di sana sini, menuntut untuk membangun badan. Pembangunan badan berupa fisik menjadi pencapaian Indonesia dalam mencapai salah satu tujuan nasional dalam memajukan kesejahteraan umum.

 

Pembangunan fisik yang digaungkan tidak lebih hanyalah kondisi fisik negara ini, namun yang terpenting dan paling awal adalah untuk membangun jiwanya seperti sepenggal lagu Indonesia Raya. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya.

 

Membangun jiwa inilah yang pertama dan diutamakan, dan sangat sukar untuk dibangun karena untuk membangunnya ada pada setiap diri kita. Membangun jiwa bangsa yang paling utama melalui program diri kemudian didukung oleh program yang dibuat pemerintah. 

 

Menanamkan jiwa kebangsaan, cinta tanah air Indonesia dan memahami makna nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tungal Ika merupakan program yang diwujudkan melalui diri kita sendiri. Kemudian bila itu telah kita bangun maka nantinya akan mempengaruhi cara berfikir dan cara bertindak kita dalam turut mewujudkan tujuan Negara Indonesia, jelasnya.

 

Hari kemerdekaan kali ini mari kita buat program diri untuk membangun jiwa, mulailah maknainya sebagai wujud kontribusi kita dalam membangun jiwa bangsa, kemudian terus kita realisasikan dalam tindakan sesuai profesi kita. Sehingga pembangunan-pembangunan fisik yang terus bergerak cepat akan bermanfaat dan tetap Negara ini menjadi pribadinya sebagai Bangsa Indonesia. Gali Ruh Dalam Dada, “Merdeka”. Tandasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook