HOT TOPICS:
#Nasional





Kurang Terapkan Protokol Kesehatan, Ini Kata Kepsek SMPN 13 Pekan Gedang Sarolangun

Selasa, 31 Agustus 2021 | 12:00:23 WIB


Beritajambi,Co.SAROLANGUN- Di masa pandemi dunia Pendidikan saat ini melakukan belajar melalui daring dan tatap muka di sekolah dengan di batasi pelajaran dari jam normal belajar biasanya, untuk itu sekolah juga harus menjaga dan disiplin protokol kesehatan di sekolahnya. Tidak hanya di sekolah saja, tetapi juga di perjalanan pergi pulang dari rumah ke sekolah serta di luar dari lingkungan sekolah itu sendiri.

 

Masyarakat dunia, termasuk rakyat Indonesia, mau tidak mau harus menyesuaikan diri di tengah pandemi Corona virus disease (Covid-19). Apalagi, wabah ini belum ada yang bisa memastikan kapan berakhirnya.

 

Tidak hanya menimbulkan korban jiwa, pandemi ini juga mengganggu semua lini kehidupan, termasuk di dunia pendidikan. Kendati demikian, jangan sampai mengganggu proses belajar mengajar.

 

Membentuk kebiasaan pada masa adaptasi kebiasaan baru, tim Satgas, pemerintah daerah gencar dalam Penanganan COVID-19, Disdikbud kabupaten sarolangun juga tak henti-hentinya mengingatkan dan memberikan himbauan untuk seluruh sekolah yang ada di kabupaten Sarolangun.

 

Upaya melakukan kegiatan edukasi secara rutin kepada seluruh pemangku kepentingan sekolah, baik dalam bentuk spanduk himbauan, baliho, berita online, televisi, koran dan media sosial lainnya maupun melalui modul pembelajaran siswa.

 

Melalui serangkaian edukasi tersebut, diharapkan guru, siswa, dan orang tua tidak canggung lagi menerapkan protokol kesehatan sejak dari rumah, di perjalanan menuju sekolah, di sekolah, hingga kembali lagi ke rumah.

 

Tapi sangat di sayangkan tampak jelas secara langsung di sekolah tingkat pertama SMP N.13.AKREDETASI .B yang terletak di Jln.Kol.Abun Jani Km.1 Pekan Gedang kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun kurang menerapkan prokes di siswa/siswi dan juga tidak ada spanduk Himbauan prokes, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak (3M) di lingkungan sekolah nya.

 

Tampak jelas para siswa/siswa dan para tenaga guru yang ada di SMPN 13 tidak menggunakan masker bahkan pintu masuk sekolah tidak nampak adanya tempat pencuci tangan dan spanduk Himbauan prokes lain-lainnya.

 

Saat di konfirmasi langsung mengenai disiplin nya Prokes di sekolanya, Kepala Sekolah (Kepsek) SMP.N 13.AKREDETASI.B Pekan Gedang Darulkni mengatakan, bahwa disekolahnya akan terapkan prokes, anak-anak desa ini sangat sulit untuk di beritahukan dan di ingatankan, nanti kami usahakan bagaimana prokes ini kami akan tertibkan di sekolah," Ucap nya Selasa (31/08/2021).

 

Di katakan nya lagi, di sekolah tidak menyediakan masker, untuk siswa/siswi membawa masker nya sendiri, siswa yang datang ke sekolah, harus memakai masker dan salalu di ingatan untuk menerapkan prokes, untuk ketersediaan tempat cuci tangan juga sudah kami sediakan di sekolah," Pungkasnya.

 

(Dh)


Advertisement

Komentar Facebook