HOT TOPICS:
#Nasional





SAH : Hampir 5 Juta Pekerja Migran Diberangkatkan Secara Ilegal, Butuh Pengawasan Intens

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 07:15:56 WIB


Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi ketenagakerjaan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM mengungkap data hampir 5 juta pekerja migran diberangkatkan secara ilegal. Bahkan menurut anggota Fraksi Partai Gerindra ini, dari data tersebut baru sekitar 65 ribuan dari mereka yang dibantu kepulangannya, beberapa dalam keadaan meninggal dunia.

 

" Ada 5 juta pekerja migran kita berangkat secara ilegal, mereka berangkat dengan sindikat, artinya pengawasan kita kurang sekali, sampai harus kecolongan, " ungkap SAH saat diwawancarai awak media tentang pekerja migran Indonesia (8/10) kemarin.

 

Hal ini menurut SAH menandakan fungsi pengawasan yang belum berjalan sebagaimana mestinya, dalam hal ini bapak beasiswa Jambi ini mengatakan jutaan pekerja migran diberangkatkan melalui sindikat. Mayoritas korban adalah perempuan. Di negara tempat mereka bekerja, seringkali para korban mendapat kekerasan dari majikannya atau tidak mendapat upah.

 

Dalam dua tahun terakhir, pihaknya sudah membantu kepulangan 65.734 pekerja. Dari jumlah itu, di antara mereka pulang sudah dalam keadaan meninggal sebanyak 981 orang, 1.316 sakit dan 60 ribu orang terjerat hukum.

 

"Ada 4,7 juta, hampir 5 juta (pekerja migran) tidak tercatat resmi. Itu mereka 90 persen korban penempatan ilegal," ujarnya.

 

"Banyak yang harus dideportasi, kita layani kedatangannya dan kita pastikan tiba dengan selamat di daerah asalnya," ucap dia lagi.

 

Fenomena ini harus disikapi dengan serius. Pasalnya, sindikat yang masuk dalam tindak pidana penjualan orang seperti ini ia duga melibatkan banyak pihak.

 

Maka dari itu, beragam instansi terkait harus meningkatkan pengawasan sekaligus membongkar praktik penempatan pekerja migran ilegal, pungkasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook