HOT TOPICS:
#Nasional





Saran SAH ke PMI, Tunda Keluar Negeri Jika Belum Bisa Berbahasa Asing

Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:08:17 WIB


Perhatian anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM  terhadap nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terjerat beberapa permasalahan cukup tinggi.

 

Berbicara dalam diskusi informal di Jambi bersama calon pekerja migran asal Kerinci (11/10/21) kemarin, anggota Fraksi Partai Gerindra ini menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan PMI mengalami masalah. Salah satunya minimnya kemampuan bahasa yang dimiliki PMI sehingga seringkali menghambat komunikasi.

 

“Yang paling penting memang dari PMI itu sendiri. Jangan sampai nekat berangkat sebelum bekal yang cukup dia dapatkan, baik dari pihak yang akan mengirim ataupun yang akan menerima dia sebagai tenaga kerja di situ,” ungkap bapak beasiswa Provinsi Jambi.

 

Dalam hal ini SAH menjelaskan, pemerintah terus berupaya memberikan jaminan hak, rasa aman dan nyaman bagi PMI. Dalam hal ini, BP2MI bertanggung jawab memastikan bahwa tidak boleh ada PMI yang berangkat sebelum benar-benar memiliki prasyarat untuk bisa bertahan hidup, di samping kemampuan dalam bidang pekerjaan masing-masing.

 

Disampaikan juga bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait permasalahan PMI. Namun, hal itu tidak bisa hanya dibebankan kepada BP2MI, melainkan seluruh pihak termasuk Kementerian Ketenagakerjaan.

 

“Saya juga masih akan mempelajari bagaimana sebetulnya mata rantai, peta penanganan masalah ini. DPR tentu tidak bisa secara eksplisit menyelesaikan masalah ini, tapi kita akan bicara dengan kementerian terkait mudah-mudahan kita bisa terus berupaya keras untuk memperbaiki dan mengatasi ini dengan lebih baik,” tandasnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook